Jumat, 24 Januari 2020

Yang Lain Naikkan Iuran, BPJS Tenagakerjaan Justru Naikkan Santunan

- 8 Desember 2019, 21:52 WIB
BPJS Ketenagakerjaan. /DOK. PR

CIKARANG, (PR).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memastikan tidak ada kenaikan iuran pada tahun depan. Sebaliknya, mereka berencana menaikkan jumlah santunan. Peningkatan manfaat rencananya akan diperuntukan bagi peserta program jaminan kematian.

“Rencana ini sudah dibicarakan di tingkat pusat tinggal selanjutnya menunggu formula yang digunakan,” ucap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cikarang, Achmad Fahtoni, Minggu 8 Desember 2019.

Kebijakan peningkatan santunan ini tertuang dalam Undang-undang nomor 40 tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan 4,37 Juta Warga Jabar Ditanggung APBD

Peningkatan ini rencananya bakal berlaku pada ahli waris dari progam jaminan kematian yang semula memeroleh Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta per peserta. Selain itu, nilai manfaat beasiswa bagi ahli waris peserta yang meninggal juga akan naik.

Sebelumnya, manfaat beasiswa hanya diberikan kepada satu anak sebesar Rp 12 juta untuk pendidikan sekolah dasar. Namun, nantinya akan berubah menjadi diberikan ke dua anak untuk pendidikan SD hingga sarjana perguruan tinggi.

“Tentu dengan peningkatan ini akan sangat membantu bagi para peserta menerima lebih banyak manfaat,” ucap dia.

Rencana peningkatan manfaat akan dicantumkan dalam revisi Peraturan Pemerintah nomor 44 tahun 2013 tentang Jaminan Kematian.

Klaim Tertinggi

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X