Rabu, 29 Januari 2020

Kepala BPBD: Ubah Mindset Bupati/Wali Kota

- 8 Desember 2019, 12:09 WIB
Bencana tanah longsor, Sabtu, 7 Desember 2019, menerjang dan memorakporandakan lima rumah warga di Perumahan Pakuon Regency, Kecamatan Parungkuda.* /AHMAD RAYADIE/PR

BANDUNG, (PR) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Supriyatno menyerukan bupati dan wali kota mengubah mindset manajemen kebencanaan agar lebih berorientasi pencegahan dibandingkan penanganan pascabencana.

“Dimulai dari memperbesar anggaran buat pencegahan bencana,” ujar Supriyatno, Minggu 8 Desember 2019.

Pencegahan bencana meliputi anggaran untuk penghijauan, diklat taruna siaga bencana (tagana), serta edukasi masyarakat melalui berbagi kampanye. “Anggaran buat logistik sangat penting, tapi tidak kalah penting buat pencegahan bencana. Logikanya, kalau bencana dapat dicegah, otomatis biaya penanganan bencana tidak akan keluar alias dapat dihemat,” kata Supriyatno.

Supriyatno melihat tren di pemerintah kabupaten/pemerintah kota anggaran pencegahan gapnya terlalu lebar dengan anggaran pascabencana. “Harus sudah mulai diseimbangkan. Mindset kita tentang bencana harus diubah,” imbuhnya.

Baca Juga: Tersimpan Puluhan Tahun di Belanda, Harta Karun Seni Bali Terkuak

Seruan Kepala BPBD berkaca dari banjir bandang di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat 6 Desember 2019 sore. Diketahui Kertasari merupakan dataran tinggi sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut dengan suhu minimum 12 derajat celcius.

Menurut Supriyatno, banjir di dataran tinggi biasanya bersifat bandang yang lebih berbahaya dibandingkan banjir dataran rendah. Arusnya yang deras dapat membawa material apa saja dari pegunungan seperti kayu dan sampah.

“Di Kertasari, selain ada satu SD terendam, dilaporkan dua sepeda motor dan empat unit mobil terbawa arus. Ini membahayakan,” sebut Supriyatno.

Banjir bandang di Kertasari menandakan kondisi lingkungan di daerah sekitarnya telah rusak. Kertasari berbatasan di sebelah utara dan selatan dengan Kabupaten Garut, sebelah timur dengan Kecamatan Pacet, sementara sebelah barat dengan Kecamatan Pangalengan.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X