Canggih, Pedagang Pasar di Cirebon Bayar Retribusi Pakai QR Code

- 8 Desember 2019, 10:23 WIB
ILUSTRASI.* /DOK PIKIRAN RAKYAT

CIREBON, (PR).- Pembayaran retribusi secara elektronik (e-retribusi) di pasar tradisional Pasar Gunungsari, Cirebon, akhirnya diluncurkan pada Sabtu, 7 Desember 2019. Inovasi yang baru pertama kali ditetapkan di Indonesia ini merupakan hasil kerja sama KPw BI Cirebon, Bank Jabar Banten, Link Aja, dan Perumda Pasar Kota Cirebon.

Peluncuran dilakukan oleh Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis bersama Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon, Fadil Nugroho serta pihak terkait lainnya di halaman Pasar Gunungsari.

E-retribusi ini merupakan sistem pembayaran retribusi pasar tradisional pertama di Indonesia, yang sistem pembayarannya menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca Juga: Memprediksi Tumbuh Kembang Startup di Jabar Tahun 2020, Layanan Grosir Online Punya Peluang

Dengan sistem tersebut, pedagang di Pasar Gunung Sari tidak perlu lagi membayar retribusi kepada Perumda Pasar secara tunai. Cukup dengan memindai barcode QRIS melalui smartphone, beberapa detik saja pembayaran e-retribusi sudah dilakukan. 

Pedagang dapat membayar retribusi menggunakan berbagai aplikasi pembayaran elektronik seperti Link Aja, Ovo, Gopay, dan DANA.

Selain lebih efisien dan efektif, e-retribusi juga mencegah potensi kebocoran penyetoran retribusi, karena memang tujuannya menciptakan sistem pembayaran yang lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Hindari Pengguna Bocah, Instagram Perketat Syarat Pendaftaran

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis sangat antusias dengan penerapan sistem tersebut. Azis menilai inovasi ini sebagai inovasi yang berani dan cerdas.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X