Selasa, 21 Januari 2020

Ridwan Kamil Lepas 1.500 Hafidz dan Hafidzah

- 6 Desember 2019, 17:05 WIB
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melepas 1.500 hafidz dan hafidzah yang akan diutus ke 1.500 desa di 27 kabupaten/kota se-Jabar pada acara pelepasan di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 5 Desember 2019.* /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR) - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melepas 1.500 hafidz dan hafidzah yang akan diutus ke 1.500 desa di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Para penghafal Al-Qur'an dari program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) ini mengemban tugas untuk melatih warga desa menjadi penghafal Al-Qur'an. Pelepasan ditandai penyematan rompi oleh gubernur kepada perwakilan hafidz di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 5 Desember 2019.

Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar terus berupaya mencapai terwujudnya satu hafidz di total 5.312 desa yang ada. Targetnya, semua desa di Jabar memiliki minimal satu hafidz/hafidzah pada 2023.

"Melalui program Sadesha ini, tahun 2023 nanti tidak boleh ada desa di Jabar yang tidak punya penghafal Al-Qur'an," ujar Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil.

Baca Juga: Jadi Korban Bully, Remaja Putri di Garut Nekad Bunuh Diri

Emil mengatakan, selain mencetak penghafal Al-Qur'an di desa, para hafidz/ hafidzah ini juga diberikan tugas untuk memberikan pemahaman tentang Al-Qur'an yang komprehensif, pemahaman agama, dan menangkal paham radikalisme. 

"Tujuan program Sadesha ini juga untuk memberantas buta huruf Al-Qur'an di Jabar. Ini baru ada pertama kalinya di Indonesia," kata Emil.

Program Sadesha juga sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurut Emil, peningkatan kualitas SDM tak hanya mengenai teknologi dan pendidikan, tapi juga keagamaan juga perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Alasan Jokowi Tidak Datang Pada Peletakan Batu Pertama

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X