Kamis, 27 Februari 2020

Jadi Korban Bully, Remaja Putri di Garut Nekad Bunuh Diri

- 6 Desember 2019, 09:02 WIB
ILUSTRASI Bullying.* /DOK. CANVA

GARUT, (PR) - Rasa kesal akibat sering jadi korban bully, seorang remaja putri di Kabupaten Garut nekad berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Ia hendak melompat dari atas Jembatan Cimanuk di Jalan Perintis, Kecamatan Garut Kota, Kamis 5 Desember 2019.

Jani (36), salah seorang saksi di lokasi kejadian menyebutkan, pada awalnya ia tak menyangka jika remaja putri itu berada di atas jembatan dengan tujuan untuk bunuh diri. Wanita muda, yang mengaku sering di bully, itu sejak awal memang terlihat begitu fokus memandang ke bagian dasar jembatan yang jaraknya dari jembatan mencapai puluhan meter itu.

"Awalnya saya mengira ia sedang melihat sesuatu di bawah jembatan yang tak lain bagian dasar dari Sungai Cimanuk. Namun kemudian saya kaget ketika melihat ia ternyata sedang menangis dan semakin mendekati bibir jembatan bahkan ia sudah melintasi pagar pembatas (tampak hendak bunuh diri, red)," kata Jani.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Pastikan Nyalon dari Golkar Tanpa Mahar

Beruntung tuturnya, saat itu ada seorang pemuda yang dengan sigap langsung memegang tubuh remaja putri yang katanya korban bully itu. Beberapa saat, nampak remaja putri itu meronta-ronta dan memaksa untuk tetap melompat dari jembatan akan tetapi si pemuda itu terus memegangi tubuhnya dan kemudian mengangkatnya ke tengah jembatan.

Dengan dibantu sejumlah warga lainnya tambah Jani, pemuda itupun kemudian membawa remaja putri itu ke Bunderan Guntur dimana saat itu ada sejumlah anggota polisi yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas. Kemudian ia akhirnya dibawa ke Mapolsek Garut Kota.

"Sangat tegang juga melihatnya, takut wanita itu terlepas dan kemudian langsung terjun ka dasar sungai. Bisa-bisa remuk seluruh tubuhnya karena di dasar sungai itu banyak bebatuan dan kedalamannya mencapai puluhan meter dari atas jembatan," ucap Jani yang mengaku bersyukur wanita itu akhirnya bisa diselamatkan.

Baca Juga: Hindari Kekeliruan, Bangunan Cagar Budaya Kota Bandung Akan Diberi Penanda

Saat ditemui di Mapolsek Garut Kota, remaja putri, yang akhirnya diidentifikasi berinisial F (15), menceritakan aksi nekadnya untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri ia lakukan karena kesal dengan kehidupan yang selama ini dijalaninya dan ia mengaku sering dibully teman-temannya. F sendiri mengaku selama ini tinggal di jalanan karena rumah orang tuanya sudah dijual setelah mereka bercerai beberapa tahun lalu.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X