Senin, 16 Desember 2019

Tarif Angkot di Bekasi Melangit, Sekali Perjalanan Bayar Rp 30.000

- 4 Desember 2019, 18:41 WIB
ANGKOT mangkal di Jalan Raden Eddy Martadinata di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.* /TOMMI ANDRYANDY/PR

CIKARANG, (PR).- Warga Kabupaten Bekasi mengeluhkan tarif angkutan kota di sejumlah trayek yang melangit. Bahkan, tidak jarang para sopir memasang tarif seenaknya.

Di sisi lain, sopir terpaksa menaikkan tarif lantaran kesulitan memenuhi setoran setelah banyaknya penumpang yang beralih ke moda transportasi daring.

Adam (40), mengaku pernah dikenai tarif hingga Rp 25.000 sekali jalan. Dia menumpang angkot dari Cikarang Kota menuju Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat. Ketika itu, dari baru datang dari Bandung untuk bekerja.

“Saya pertama kali datang dengan tiga teman saya, mau kerja proyek. Naik angkot berempat disuruh bayar Rp 100.000,” ucap dia, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Bekasi Tetapkan 8 Kecamatan Rawan Banjir

Kejadian itu dialami dia beberapa pekan lalu, tepatnya ketika pertama kali datang ke Kabupaten Bekasi.

“Sekarang sudah tahu, paling mahal Rp 15.000 tapi harus pakai uang pas,” ujar dia yang heran dengan tingginya tarif angkot.

ANGKOT mangkal di Jalan Raden Eddy Martadinata di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.*
ANGKOT mangkal di Jalan Raden Eddy Martadinata di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.*

Hal serupa dialami Voni (27). Warga Kecamatan Serangbaru itu bahkan pernah dimintai ongkos hingga Rp 30.000 ketika menaiki angkot dari Stasiun Cikarang di Kecamatan Cikarang Utara menuju kediamannya di sekitar Pasar Serang.

“Biasanya cuma paling Rp 15.000 karena memang lumayan (jauh) jaraknya. Tapi, ini sampai Rp 30.000. Saya bilang kenapa mahal, katanya memang segitu. Padahal saya biasanya tidak membayar senilai itu,” ucap dia.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X