Senin, 16 Desember 2019

Satgas Citarum Harum Tekan Pencemaran Sungai di Karawang

- 4 Desember 2019, 18:27 WIB
PEKERJA memperbaiki pondasi yang terpasang pada saluran pembuangan limbah cair yang dibuang langsung ke Sungai Citarum dan berbusa dari salah satu pabrik di kawasan industri di Jalan Cisirung, Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Kamis, 5 September 2019. Masih terdapatnya sejumlah pabrik yang nakal membuang limbahnya tanpa proses pengolahan air limbah (IPAL) terlebih dahulu, merupakan salah satu kendala untuk menciptakan program Citarum Harum.*/ADE MAMAD/PR /

KARAWANG, (PR).- Keberadaan satuan tugas (Satgas) Citarum Harum mulai dirasakan manfaatnya. Saat ini, tingkat pencemaran limbah industeri ke aliran Citarum di wilayah Karawang semakin berkurang.

Padahal sebelumnya pencemaran Citarum di bagian hilir terbilang parah. Air Citarum kerap berwarna hitam dan ikan endemik sungai terpanjang di Jawa Barat sering mabuk oleh limbah.

"Alhamdulillah setelah unsur TNI dilibatkan dalam Satgas Citarum Harum, tingkat pecemaran bisa ditekan. Mungkin para pelaku pencemaran mulai takut," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, Wawan Setiawan, Rabu 4 Desember 2019.

Menurut dia, sepanjang 2019  hanya ada satu kasus pencemaran, yakni oleh PT Pindo Deli 3. Perusahaan kertas itu mencemari Sungai Cibeet yang merupakan anak Sungai Citarum.

Baca Juga: Satgas Citarum Harum Kerja Maraton Dua Hari, Sampah di Sungai Cikeruh Kabupaten Bandung Berkurang

"Anak perusahaan Sinarmas itu mendapat sanksi administrasi langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jika perusahaan itu tetap membandel, peningkatkan sanksi lebih tegas akan dilakukan," kata Wawan.

Saat kemarau panjang terjadi di 2019, DLHK Karawang tidak mendapatkan laporan adanya ikan-ikan mati di Citarum bagian hilir.

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya saat kemarau tiba banyak laporan masuk yang menyebutkan ikan-ikan pada mabuk dan mati.

"Mungkin karena ada pengawasan ketat dari TNI, pelaku pencemaran pada takut. Apalagi , Satgas Citarum Harum sangat tegas ketika menemukan ada pencamaran. Mereka menutup saluran limbah dengan cara dicor," kata Wawan.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X