Jumat, 13 Desember 2019

Patimban City Akan Jadi Pusat Kota Baru

- 4 Desember 2019, 13:55 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungn Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI di Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.* /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

JAKARTA, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pembangunan pelabuhan Patimban mesti direncanakan dengan matang. Salah satunya, mendesain kota baru di sekitar pelabuhan supaya akses menuju pelabuhan tertata.

"Yang mengemuka adalah persiapan menata Patimban City. Kira-kira, ya, yang mana nanti di dalamnya memuat ada kota baru, pusat pemerintahan Subang dan lain-lain," kata Emil –sapaan Ridwan Kamil—usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI di Jakarta, Selasa 3 Desember 2019.

"Inilah contoh bahwa perencanaan Patimban itu harus segera juga mendesain kota barunya di luar pelabuhannya. Jangan sampai seperti Tanjung Priuk. Pelabuhannya bagus, tapi aksesnya semrawut," imbuhnya.

Menurut Emil, pihaknya sudah meminta kepada JICA (Japan International Cooperation Agency), yang merupakan perwakilan pemerintah Jepang yang terlibat dalam pembangunan pelabuhan Patimban, untuk mulai mendesain kota baru tersebut.

Baca Juga: Kepgub UMK Jabar 2020 Beri Ruang Keadilan Bagi Pekerja dan Perusahaan

"Saya sudah minta ke JICA bulan Januari 2020 untuk mulai mendesain masterplan sebuah kota, sehingga jelas kalau mau ada pusat pemerintahan Subang silakan, rekreasi, industri dan lainnya. Akhirnya (Patimban) menjadi contoh pelabuhan di Indonesia," ucapnya.

Dalam rapat yang dihadiri Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungn Budi Karya Sumadi itu, kata Emil, dibahas pula pematangan persiapan soft operation launching pelabuhan Patimban --yang rencananya digelar pada Juni 2020.

"Rapat tadi juga mematangkan persiapan soft operational launching tahap satu pada Juni 2020. Sejauh ini tahapan pengerjaan sudah sesuai jadwal. Semoga semua lancar dan dukungan dari Pemprov memastikan urusan ini tidak terkendala, dan proyek dengan nilai investasi hampir Rp 50 triliun ini bisa selesai tepat waktu," katanya.

Baca Juga: Indonesia Rebut Emas Boling Ganda Putra pada SEA Games 2019


Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X