Senin, 9 Desember 2019

BPBD Kuningan Siapkan Logistik Darurat Bencana Longsor dan Banjir

- 3 Desember 2019, 21:39 WIB
PERSONEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan,bersiap-siap menurunkan berbagai jenis barang untuk bantuan kedaruratan logistik korban bencana bantuan dari BPBD Provisni Jawa Barat di tempat gudang logistik kantob BPBD Kabupaten Kuningan, Selasa, 3 Desember 2019. Logistik itu dipersiapkan BPBD Kuningan untuk mengadapi masa siaga darurat bencana longsor dan banjir di musim hujan ini.*/NURYAMAN/PR /

KUNINGAN, (PR).- Menghadapi musim hujan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan mulai menyiapkan logistik bantuan darurat bagi korban bencana alam.

Jenis-jenis logistik yang telah dipersiapkan menurut Kepala Seksi Kedariurata dan Logistik BPBD Kuningan Ayip Sutrisno, di antaranya berupa makanan cepat saji, air minum dan, pakaian.

Selain itu BPBD Kuningan juga telah menyiapkan beberapa jenis perlengkapan untuk penanganan darurat di lokasi terancam atau terkena bencana longsor dan banjir.

Baca Juga: Karawang Akan Punya Pemakaman Muslim Baru Seluas 50 Hektare

Di antaranya berupa karung untuk pembuatan tanggul darurat penahan longsor dan banjir, serta lembaran terpal plastik untuk penutup sementara titik-titik longsor supaya tidak berkembang.

Berbagai jensi logistik yang sudah dipersiapkan di gudang logistik penanggulangan darurat bencana BPBD Kuningan itu, menurut Ayip diadakan BPBD Kuningan dari anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kuningan, serta bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan logistik dari BPBD Provinsi Jawa Barat, kami peroleh atas pengajuan dari BPBD Kuningan,” ujar Ayip Sutrisno, seraya menyebutkan bantuan logistik dari BPBD Provinsi Jabar untuk penanggulangan darurat korban bencana longsor dan banjir di musim hujan ini sudah diperoleh BPBD Kuningan , Senin, 2 Desember 2019.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Agus Mauludin, menyebutkan selain mempersiapkan penanggulangan bencana longsor dan banjir, penanggulangan krisis air bersih akibat musim kemarau ini pun, hingga saat ini masih terus berlangsung.

Pasalnya, kendatipun belakangan ini sudah mendapat guyuran hujan, sumber-sumber air bersih di sejumlah dusun dilanda krisis air bersih sementara ini belum subur air kembali.

“Bantuan-bantuan penanggulangan darurat berupa pendistribusian air bersih ke permukiman-
permukiman yang masih dilanda masalah itu sampai sekarang juga masih berlangsung. Akan tetapi upaya-upaya penanganan kedaruratannya sejak akhir bulan kemarin sudah kami geser untuk ditangani oleh pemerintah kecamatan dan pemerintah desannya masing-masing,” kata Agus Mauludin.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X