Senin, 9 Desember 2019

19.500 Slot Penerima Iuran BPJS dari Warga Miskin Kota Bogor Masih Kosong

- 3 Desember 2019, 22:15 WIB
PETUGAS BPJS Kesehatan menunjukan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) online miliknya di kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Jakarta Selatan, Jumat, 13 September 2019 (13/9/2019). Pemerintah berencana menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berdasarkan acuan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), iuran untuk peserta PBI dan peserta mandiri kelas tiga akan naik menjadi Rp42.000 per bulan per orang, sementara kelas dua dan kelas satu masing-masing diusulkan naik menjadi Rp75.000 dan /null

BOGOR, (PR).- Sebanyak 19.500 slot penerima bantuan iuran (PBI) Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk warga kurang mampu masih kosong.

Dari target kepesertaan PBI APBD Kota Bogor sebanyak 210.000, saat ini PBI dari dana APBD Kota Bogor yang tercatat di BPJS Kesehatan baru 190.464.

“Ini bicara kuota ya. Saat ini capaian target kepesertaan PBI APBD sudah 90,7 persen, masih ada 9,3 persen lagi. Masih ada sekitar 19 ribuan masyarakat tidak mampu yang bisa dimasukkan dalam kuota ini,” ujar Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayaan BPJS Kesehatan Betty Ully Indria seusai menghadiri Rapat Pemutakhiran data PBI BPJS Kota Bogor di Katulampa Convention Center, Selasa, 3 Desember 2019.

Baca Juga: Defisit BPJS Kesehatan, Presiden Minta Gencarkan Penagihan

Selain kuota yang belum terkejar, saat ini BPJS Kesehatan Kota Bogor juga masih menemukan adanya penerima manfaat PBI yang sudah tidak bertempat tinggal di Kota Bogor.

Akibatnya, BPJS Kesehatan terpaksa menonaktifkan kurang lebih 1400 peserta PBI Kesehatan setiap bulannya sesuai dari pengajuan dari Pemkot Bogor.

“Di dalam perjalanan memang data terus bergerak. Kalau BPJS tidak bisa pakai data pelayanan, tapi data riil time. Mungkin saja saat mengajukan ternyata sudah geser sebagai penerima manfaat upah.Atau bisa saja pesertanya meninggal. Jika sudah demikian, maka kita perlu menonaktifkan kepesertaanya dari PBI supaya tidak double,” kata Betty.

Masih kurang

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang hadir dalam rapat tersebut juga memastikan, Pemerintah Kota Bogor sebenarnya telah menganggarkan pembiayaan PBI APBD Kota Bogor bagi 210ribu warga kurang mampu di Kota Bogor.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X