Rabu, 19 Februari 2020

Prostitusi Online Sulitkan Pendataan HIV di Purwakarta

- 1 Desember 2019, 19:52 WIB
Smartphone/TIME /

PURWAKARTA, (PR).- Pemerintah Kabupaten Purwakarta kesulitan mendeteksi populasi kunci penyebar HIV.

Salah satunya karena pekerja seks komersial kini lebih banyak beroperasi melalui aplikasi pesan singkat online.

Pemerintah daerah berupaya mendeteksinya melalui operasi tuna susila ke kamar-kamar kontrakan dan tempat hiburan secara rutin.

"Kalau untuk prostitusi online, sampai saat ini kami belum ada (yang terungkap)," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Aulia Pamungkas, Minggu 1 Desember 2019.

Baca Juga: 4000 Warga Kota Bogor Terpapar HIV-AIDS

Praktik prostitusi secara online diakui muncul sejak pemerintahan daerah membubarkan lokalisasi prostitusi di kawasan Cilodong Kecamatan Bungursari beberapa tahun lalu.

Kawasan tersebut kini terkesan berubah menjadi religius melalui pembangunan Tajug Gede.

Sama halnya dengan pemerintah daerah, Kepolisian Resor Purwakarta juga belum pernah menangani kasus prostitusi online.

"Belum ada menangani itu (prostitusi online)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta Ajun Komisaris Handreas.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X