Senin, 9 Desember 2019

Program Penurunan Berat Badan untuk Polisi Obesitas Diaktifkan Kembali

- 22 November 2019, 21:45 WIB
SEJUMLAH anggota kepolisian Resort Majalengka, disertai Kapolres Ajun Komisaris besar Polisi Mariyono, tengah berlari keliling Mapolres untuk mengurangi kalori, mengendalikan berat badan, Jumat, 22 November 2019. Hal ini dilakukan rutin, terkait banyaknya anggota yang mengalami obesitas.*/TATI PURNAWATI/KC

MAJALENGKA, (PR).- Polres Majalengka lakukan program penurunan berat badan bangi anggota yang mengalami obesitas.

Program dilakukan melalui olah raga senam aerobik serta lari keliling Mapolres sebanyak beberapa putaran. Itu dilakukan setidaknya seminggu tiga kali.

Sejumlah anggota yang mampu berlari, berkeliling mapolres hingga 20 putaran. Sedangkan anggota yang mengalami obesitas, sebagian baru melakukan jalan dan lari kecil sebanyak dua putaran setelah mengikuti aerobik.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono, kegiatan tersebut diaktifkan kembali setelah vakum selama beberapa waktu, karena sebagian anggota beralih kebiasaan ke olah raga sepeda yang tidak semua mengikutinya.

Saat ini, olah raga senam aerobik dan lari diaktifkan kembali untuk menurunkan berat badan sejumlah anggota yang mengalami obesitas.

“Ke depan, olah raga ini akan dilakukan secara rutin oleh semua anggota Polri yang bertubuh gendut, mereka akan terjadwal berolah raga sebagai program pengendalian berat badan atau diet," kata Mariyono.

Di samping itu, para anggota kepolisian berbadan besar juga  akan mengatur pola makan sehinga badan mereka pun bisa menjadi ramping. Dengan demikian mereka akan sehat, lincah bergerak dan beraktifitas.

“Ada beberapa anggota yang perutnya sudah besar-besar saya suruh untuk olah raga rutin khususnya lari setiap hari Jumat. Saya berharap dengan olah raga lari ini bisa menurunkan berat badan dan membakar kalori dalam tubuh, saya ingin mempunyai anggota yang sehat,” ungkap Kapolres Mariyono.***



Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X