Senin, 16 Desember 2019

Dinding Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk, Timbun Lima Pekerja Proyek Kereta Bogor-Sukabumi

- 16 November 2019, 23:37 WIB
LONGSOR tanah menimbun lima pekerja proyek double track kereta api Bogor-Sukabumi Sabtu, 16 November 2019, di Kampung Baru, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Dua dari lima pekerja tewas.*/IRWAN NATSIR/PR

CIBINONG,(PR).- Longsor proyek pembangunan double track Kereta Api Sukabumi-Bogor di Kampung Baru, Desa Wates Jaya, Cigombong, Kabupaten Bogor, mengakibatkan dua pekerja tewas. Selain itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Longsor terjadi pada Sabtu, 16 November 2019 pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini ditangani jajaran Kepolisian Sektor Cijeruk.

“Setelah dilakukan proses evakuasi terhadap semua korban, maka kami pasang police line karena saat ini kasus tersebut tengah dalam proses penyelidikan,” kata Kapolsek Cijeruk, Kompol Nurrahim.

Informasi yang diperoleh Pikiran Rakyat, pada pukul 08.00 para pekerja proyek double track kereta api Bogor-Sukabumi tengah melakukan pekerjaan pemasangan besi fondasi. Namun, beberapa menit kemudian tiba-tiba dinding tanah yang ketinggianya sekitar 15 meter longsor menimpa para pekerja.

Lima orang pekerja proyek yakni Wisnu (34), Kanapi (30), Sukardi (44), Sarpin (34), dan Parjo (47) yang bekerja memasang besi fondasi tertimbun tanah. Kejadian tersebur seketika mengejutkan para pekerja proyek lainnya.

Sekretaris Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Pranowo kepada Pikiran Rakyat mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait kejadian longsor tersebut, sejumlah aparat lantas datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Selain tim reaksi cepat BPBD, juga aparat dari Polsek Cijeruk, aparat Kecamatan Cigombong dan lainnya langsung ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Kelima pekerja yang tertimbun tanah longsor dievakuasi dengan menggunakan alat berat untuk menyingkirkan tanah yang menimbun. Proses evakuasi dilakukan penuh kehati-hatian. Ironisnya, korban bukan saja tertimbun longsoran tanah tapi juga terlebih dulu terhantam besi fondasi yang sudah dirakit.

“Saat dilakukan evakuasi ada dua orang pekerja yang sudah meninggal yakni Wisnu dan Kanapi. Kedua korban tewas tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Ciawi,” ujar Budi Pranowo.

Sementara dua orang pekerja ditemukan dalam keadaan luka berat. Kuat dugaan mereka terkena besi pondasi dan coran. Kedua korban tersebut yakni Sukardi dan Sarpin dibawa ke Rumah Sakit Ciawi untuk diberikan pertolongan. Sedangkan satu pekerja lagi yakni Parjo mengalami luka ringan dibawa ke Puskesmas Cigombong.

Kasus longsor tanah di areal pekerjaan proyek double track Kereta Api Bogor-Sukabumi menjadi perhatian dari warga setempat. Apalagi lokasi kejadian tidak begitu jauh dari jalan raya Bogor-Sukabumi.***



Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

X