Kamis, 12 Desember 2019

Promosikan Kopi Purwakarta, 2.000 Cangkir Dibagikan Gratis

- 16 November 2019, 22:46 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA

PURWAKARTA, (PR).- Kopi asal Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta mendapatkan respon positif dalam Festival Kopi Nusantara di Taman Surawisesa Purwakarta, Sabtu, 16 November 2019. Pada acara tersebut, sebanyak 2000 cangkir kopi dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung.

Menurut salah seorang pegiat kopi asal Bandung, Salman Saalik, aroma kopi Purwakarta memiliki ciri khas tersendiri. "Kopi Purwakarta unsur cengkehnya sangat kuat karena tanaman penaungnya di sana adalah cengkeh," katanya.

Selain itu, berdasarkan pengamatannya, rasa kopi Purwakarta juga mengandung unsur coklat dan sedikit manis. Namun, Salman justru tidak merasakan rasa manggis dari kopi tersebut seperti yang banyak diceritakan oleh masyarakat lokal.

"Manggis itu sifatnya manis, tapi yang saya rasakan manis di sini lebih ke dark chocolate, bukan manggis," ujarnya. Salman menduga perbedaan rasa itu disebabkan oleh perbedaan dalam proses pengolahan pascapanen, pemanggangan hingga penyeduhannya.

Selain itu, kopi yang dicicipinya itu merupakan hasil produksi tanaman berusia kurang dari dua tahun. Sedangkan, cita rasa kopi yang baik menurutnya akan muncul setelah tanaman tersebut berumur minimal tiga tahun ke atas.

"Sekarang ini (kopi Purwakarta) seperti sedang belajar rasa. Tapi saya sudah bisa membayangkan sekarang rasanya begini, review-nya cukup bagus, kayaknya untuk tiga tahun ke atas itu hasilnya akan lebih stabil," kata Salman menilai potensi kopi Purwakarta ke depannya.

Menurutnya, untuk mencapai kualitas kopi yang baik, diperlukan pengelolaan yang baik dan konsisten dari seluruh tahapan. Mulai dari proses budidaya, pascapanen hingga pengolahan biji kopi menjadi produk yang dapat dikonsumsi.

Melihat potensi pengembangan produk kopi lokal, Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. Salah satunya kata Sekretaris daerah setempat, Iyus Permana, dengan program penanaman kopi oleh masyarakat.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X