Rabu, 11 Desember 2019

Investasi Kampoeng Kurma di Bogor Tak Berizin

- 15 November 2019, 16:02 WIB
Investasi/ANTARA

BOGOR, (PR).- Otoritas Jasa Keuangan melalui Satu­an Tugas Waspada Investasi telah meng­hentikan usaha PT Kampoeng Kur­ma di Bogor sejak 24 April 2019.

Alasannya, perusahaan tersebut diduga melakukan kegiatan penawaran investasi tanpa izin alias ilegal.

Selain PT Kampoeng Kurma di Bogor, Satgas Waspada Investasi (SWI) juga mere­komenda­sikan untuk menghentikan 72 usaha investasi lainnya karena mela­kukan ke­giatan tanpa izin pihak berwenang.

De­ngan ketiadaan izin, satgas menilai bah­wa PT Kampoeng Kurma di Bogor dan 72 perusahaan investasi itu ber­potensi me­rugikan warga.

Hal tersebut dituturkan Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam keterangan pers, Kamis 14 November 2019.

”Jumlah fintech lending ilegal yang beredar masih banyak. Kami mohon masyarakat tetap waspada dan berhati-hati sebelum me­milih perusahaan fintech lending. Gunakan fintech lending yang sudah ter­daftar di OJK. Saat ini ada sebanyak 106 perusahaan,” kata Tongam.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat Triana Guna­wan juga memastikan bahwa SWI telah menindaklanjuti dengan melakukan identifikasi terhadap legalitas Kam­poeng Kurma.

”Berdasarkan informasi dari SWI, portal investasi itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian (Ba­res­krim Polri),” ujarnya.

Triana juga mengimbau warga agar tak mudah tergiur dengan investasi de­ngan iming-iming imbal hasil secara instan dan tinggi.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X