Senin, 27 Januari 2020

Proyek KCIC Rusak 11 Rumah di Purwakarta

- 13 November 2019, 16:16 WIB
WARGA melihat rumahnya yang rusak berat di Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Jatiluhur, Purwa­karta, Selasa 12 November 2019.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Minta diungsikan

Warga lainnya khawatir kerusakan tersebut membahayakan penghuni rumah. Meskipun hanya retakan, pe­cahan dinding bangunan ditakut­kan menimpa tubuh penghuni­nya. Karena itu, warga di delapan rumah tersebut juga minta diungsikan

”Kalau saya, tidak mau diperbaiki, lebih baik bayar saja rumah sama tanahnya,” kata Cucu.

Namun, perwakilan perusahaan yang mendatangi warga bersikukuh agar warga tetap bertahan di rumahnya masing-masing hingga kondisi­nya benar-benar rusak parah.

Setelah tidak mendapatkan jawab­an yang memuaskan dari pihak perusahaan, warga setempat sempat melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir akses kendaraan proyek. Namun, hal itu juga belum membuat pihak perusahaan mau memenuhi tuntutan warga.

Saat ini, petugas Kepolisian Resor Purwakarta telah memasang garis polisi di rumah-rumah warga yang terdampak.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Handreas mengata­kan tujuan pemasangan garis polisi adalah untuk menghindari korban akibat tertimpa bangunan rumah yang rusak.

”Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kerusakan rumah-rumah di sini. Untuk sementara, kami hanya memasang garis polisi demi keselamatan warga sen­diri,” kata Handreas di lokasi.

Sementara itu, Bagian Hubungan Masyarakat PT KCIC Deni ­Yudiana mengaku belum mendengar ­laporan kerusakan rumah warga tersebut. ”Saya coba cek dulu dengan departemennya. Saya sedang telu­suri, terima kasih infonya,” ujarnya me­lalui pesan singkat.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X