Senin, 16 Desember 2019

Ini Kronologi Pejabat PNS Kabupaten Majalengka Tembak Kontraktor Menurut Warga

- 12 November 2019, 23:38 WIB
WAKAPOLRES Majalengka Komisaris Polisi Hidayatullah disampingi Kabag Ops Kompol Pardede dan Kasat Reskrim AKP M Wafdan Mutaqin memberikan keterangan pers menyangkut insiden penembakan yang melibatkan IN, pejabat eselon III di pemda Majalengka, Selasa, 12 November 2019.*/TATI PURNAWATI/KC

MAJALENGKA,(PR).- Polres Majalengka lakukan olah tempat kejadian perkara kasus dugaan penembakan yang dilakukan oleh terlapor IN seorang pejabat PNS di Pemkab Majalengka. Olah TKP dilakukan di Ruko Taman Hana Sakura No 8, di ruas jalan Majalangka-Jatiwangi, tak jauh dari Bundaran Cicenang, Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong,  Kabupaten Majalengka, Selasa, 12 November 2019.

Tim Inafis memasang garisn polisi serta mengambil darah yang sudah mengering di pelataran parkir depan ruko, serta gelas berisi minuman. Ada 5 titik yang diambil gambarnya oleh tim inavis, serta mengukur jarak bercecerannya darah dari dugaan titik kejadian ke arah timur sejauh beberapa belas meter.

Pada saat olah TKP menarik perhatian sejumlah warga dan karyawan yang berkantor di beberapa ruko tersebut. Mereka pun mengabadikan gambar tim inavis yang melakukan olah TKP dengan mendapat penjagaan aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Seorang warga yang rumahnya berada di gang belakang ruko dan baisa memarkir kendaraan di depan ruko mengatakan, ia pada Minggu malam mendengar banyaknya suara kendaraan sepeda moror yang meraung ke areal ruko. Beberapa menit kemudian ada segerombol orang yang berlari ke arah gang sambil berteriak, “Hayo mau lari ke mana lagi kamu?” ucapnya menirukan omongan dari orang yang ke arah gangnya.

Tak lama kemudian ada ledakan senjata api sebanyak dua kali. Namun karena malam hari dan terbiasa dengan munculnya keributan, dia tetap berada di rumahnya. Baru pagi hari dia melihat beberapa potong bambu ukuran setengah meter dan pecahan pavingblok berserakan di pelatran parkir.

“Sepertinya benda tersebut dipergunakan memukul atau membela diri,” ujar warga yang enggan disebut namanya.

Sementara di ruko tersebut terdapat kamera CCTV di sejumlah titik yang dipasang oleh sejumlah perusahana yang berkantor di sana. Namun polisi menyebutkan CCTV di sana semua dalam kondisi mati sehingga tidak bisa dijadikan petunjuk.

Wakapolres Majalengka Ajun Komisaris Polisi Hidayatullah disertai Kasat Reskrim Ajun Komisaris M Wafdan Mutaqin dan Kabag Op Kompol Pardede, mengungkapkan  atas kasus penembakan yang menimpa  Panji Pamungkasandi (38) asal Kelurahan Cipeundeuy, Padalarang, Bandung dan Handoyo (30) asal Maja pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan 6 orang saksi serta terduga pelaku berisisial IN.


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X