Senin, 30 Maret 2020

Dendeng Daun Singkong, Oleh-oleh Purwakarta yang Berawal dari Ngidam

- 6 November 2019, 17:59 WIB
Chriftylia Firjayanti (32) menata produk dendeng daun singkong, yang kini menjadi salah satu oleh-oleh khas Purwakarta.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Saat ini, ia tak hanya mendapatkan pasokan daun singkong dari sekitar kota Purwakarta, tapi hingga Jatiluhur dan Kiarapedes. Singkong tersebut kemudian direbus dalam waktu yang hampir sama seperti merebus daging agar lebih empuk.

Daun tersebut kemudian dicuci sampai warna hijaunya hilang. Proses itu dilakukan agar rasanya tidak pahit setelah jadi dendeng daun singkong. Selanjutnya, daun yang telah dicuci kemudian di peras sampai keluar sebagian besar airnya kemudian diiris-iris hingga lembut.

"Prosesnya itu semua masih dilakukan secara manual dengan tangan. Termasuk untuk bumbunya dibuat dengan cara ditumbuk agar lebih terasa teksturnya," kata Chriftylia menambahkan. Setelah dibumbui, daun lalu dikukus selama 25 menit baru di bentuk sesuai keinginan.

Dendeng mentah itu kemudian dijemur di bawah terik matahari selama 1-3 hari tergantung kondisi cuacanya. Produk tersebut bisa tahan hingga berbulan-bulan di dalam kemasan. Sehingga, Chriftylia bisa memasarkannya hingga ke luar daerah seperti Bandung, Solo dan Probolinggo secara rutin.***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X