Senin, 9 Desember 2019

Promosi Wisata Cianjur Akan Lebih Menyeluruh

- 3 November 2019, 20:15 WIB
SEJUMLAH pengunjung saat menghabiskan waktu di Taman Bunga Nusantara, beberapa waktu lalu. BPPD Cianjur akan terus menggenjot pariwisata daerah secara menyeluruh, sehingga tak lagi hanya terfokus di kawasan utara Cianjur.*/SHOFIRA HANAN/PR

CIANJUR, (PR).- Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Cianjur menargetkan untuk mengekspos wisata di seluruh wilayah tatar santri. Hal itu dilakukan, untuk mengubah pandangan masyarakat, bahwa wisata Cianjur tidak hanya berada di kawasan utara, seperti di Cipanas, Cibodas, hingga Puncak.

Dikukuhkannya Badan Promosi Pariwisata Daerah BPPD Cianjur pekan lalu, dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memajukan sektor wisata di seluruh wilayah. Kepala BPPD Cianjur Hadi Sutrisno mengatakan, pariwisata Cianjur selama ini tidak begitu dikenal.

”Bahkan, Cipanas atau Puncak saja banyak orang tahunya itu bagian dari wilayah Bogor. Ini jadi tantangan bersama, karena kita sebenarnya punya brand tapi belum begitu banyak dan familiar untuk orang-orang,” ujar dia, Minggu, 3 November 2019.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu diperbaiki karena sektor wisata Cianjur sebenarnya sangat potensial. Sebut saja wisata alam di kawasan timur, kuliner di Cianjur tengah, dan wisata pantai yang terdapat di daerah selatan.

Hadi menilai, meskipun memiliki banyak potensi wisata, Cianjur sebenarnya terkendala karena tidak memiliki brand identity yang kuat. Hal tersebut sedikit banyak mempengaruhi promosi dan minat kunjungan karena belum ada sesuatu yang bisa sangat ditonjolkan.

Oleh karena itu, ia akan mengupayakan proses pengembangan destinasi sesuai dengan instrumen wisata agar terbentuk dengan jelas. Setidaknya, standar 3A yakni atraksi, aksesibilitas, dan fasilitas (amenities) dapat dipenuhi dalam pembentukkannya.

”BPPD sendiri memang diberi keleluasaan untuk penataan dan pengembangan. Makanya, kami juga coba membuka investor untuk membantu lebih jauh lagi tanpa meniadakan koordinasi dengan pemkab setempat,” ucapnya.

Maka dari itu, BPPD saat ini bertugas untuk menemukan posisi (positioning), keunikan (differentiation), dan brand Cianjur. Hadi menjelaskan, ketiganya sangat diperlukan saat ini agar dapat membentuk pola pikir pengunjung akan wisata daerah.

Selain itu, BPPD Cianjur juga berencana untuk menciptakan wisata halal di seluruh titik pariwisata. Saat ini, sudah ada rencana positioning yang disampaikan kepada bupati.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X