Selasa, 10 Desember 2019

Polisi Gadungan Ditangkap saat Kencan dengan Sejumlah Perempuan

- 29 Oktober 2019, 15:34 WIB
PETUGAS Resmob Satreskrim Polres Garut menangkap seorang pelaku penipuan yang juga mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Mabes Polri.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

GARUT, (PR).-  Penyesalan yang dirasakan AC (28) kini tak berguna lagi. Pria warga Sumedang itu kini harus berurusan dengan polisi dan meringkuk di sel tahanan Mapolres Garut guna menjalani pemeriksaan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyebutkan AC ditangkap petugas Resmob Satreskrim Polres Garut karena diduga telah melakukan penipuan. Untuk melancarakan aksinya, pelaku mengaku-ngaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Mabes Polri kepada korbannya.

"Belum lama ini kita telah mengamankan seorang warga Sumedang berinisial AC (28). Ia dilaporkan warga telah melakukan penipuan dan mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Mabes Polri," ujar Maradona, Senin 28 Oktober 2019.

Penangkapan terhadap pelaku, menurut Maradona, dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga. Dalam laporannya, warga tersebut menyebutkan dirinya telah menjadi korban penipuan yang dilakukan pelaku sehingga ia mengalami kerugian uang sebesar Rp 11 juta.

Dikatakannya, peristiwa itu bermula saat korban mengalami sebuah permasalahan. Tiba-tiba pelaku datang dan menawarkan jasanya untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami korban.

Untuk memuluskan aksi penipuannya, tutur Maradona, kepada korban, pelaku mengaku dirinya sebagai anggota polisi yang bertugas di Mabes Polri. Pelakupun meminta agar korban menyerahkan uang sebesar Rp 11 juta dengan dalih untuk memperlancar pengurusan penyelesaian masalah yang sedang dialami korban.

"Karena melihat penampilan pelaku yang begitu meyakinkan, korbanpun percaya saja. Apalagi korban juga selalu melihat pelaku membawa benda mirip senjata api yang diselipkan di pinggangnya dan ditutupi oleh jaket kulit setiap kali mereka bertemu," katanya.

Disampaikan Maradona, kecurigaan korban mulai muncul ketika dirinya telah menyerahkan uang sebesar Rp 11 juta sebagaimana yang diminta pelaku, pelaku tak pernah muncul lagi menemuinya. Di sisi lain, permasalahan yang tengah dihadapinya pun tak juga selesai sebagaimana yang dijanjikan pelaku.

Sadar dirinya telah menjadi korban penipuan, tambah Maradona, korbanpun akhirnya memutuskan untuk melaporkan hal itu ke polisi. Pascamenerima laporan, sejumlah anggota Resmob Satreskrim Polres Garutpun langsung turun untuk melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X