Minggu, 8 Desember 2019

Elvi Sukaesih dan Dodo Widodo Terpilih sebagai Kepala Desa

- 29 Oktober 2019, 12:27 WIB
ILUSTRASI pemilihan kepada desa.*/DOK. PR

SUMBER, (PR).- Hasil rekapitulasi hasil pencoblosan pemilihan kepala desa (kuwu) serentak di Kabupaten Cirebon pada Minggu, 27 Oktober 2019 telah selesai. Secara umum, jalannya pemungutan suara serentak di 176 desa yang tersebar di 40 kecamatan tersebut berlangsung lancar, aman, dan nyaris tidak ada gangguan terhadap keamanan serta ketertiban.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) merilis hasil pemungutan suara sehari setelah pemungutan, Senin, 28 Oktober 2019. Terdapat 176 pemenang kuwu baru hasil pemungutan suara, menyingikirkan 422 calon kuwu lainnya.

Dari 176 kuwu baru, ada nama unik yang keluar sebagai pemenang, yakni Hj. Elvi Sukaesih (nomor urut 1) yang memenangkan pemungutan suara di Desa Karangsembung, Kecamatan Arjawinangun. Kuwu yang namanya sama dengan ratu dangdut Hj. Elvi Sukaesih, sebelumnya hanya sebagai ibu rumah tangga. Dia meraih kemenangan dengan suara mencapai 50 persen lebih menyingkirkan kandidat lain yang berjumlah lebih dari dua orang.

Nama unik lainnya adalah Dodo Widodo, juga bernomor urut 1. Pria yang namanya mirip dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini, awalnya merupakan seorang wiraswastawan.

Dia berhasil menyingkirkan para pesaing lainnya dengan suara meyakinkan lebih dari 50 persen pada pemungutan suara pilwu di Desa Tegalgubug Lor, Arjawinangun.

“Nama pemenang lain sudah dihimpun dalam satu rekapitulasi hasil pilwu serentak. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan aman. Hasil rekapitulasi kami susun secepat mungkin agar masyarakat bisa cepat memperoleh informasi hasil pilwu serentak,” tutur Sekertaris DPMD, Nanan Abbdul Manan.

Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi mengemukakan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Cirebon, khususnya di 176 desa yang menggelar pemungutan suara. Dituturkan, secara umum, situasi kamtib tetap kondusif dan terjaga, hal itu menunjukan bukti kedewasaan masyarakat perdesaan dalam berdemokrasi.

“Luar biasa. Ini menunjukan bahwa masyarakat Cirebon sudah dewasa dan matang dalam berdemokrasi. Sepanjang proses pilwu, dari mulai pendaftaran, kampanye hingga pencoblosan, berlangsung aman dan tertib,” tutur dia.

Menyusul pemungutan suara dan hasil yang telah diperoleh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bakal memfasilitasi bila ada gugatan terhadap hasil pemungutan suara. Hanya saja, ranah gugatan sebatas bersifat administratif. Itu pun pada dugaan adanya kekeliruan dalam penghitungan suara.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X