Kamis, 5 Desember 2019

Kebakaran Landa Lima Gunung di Garut

- 26 Oktober 2019, 11:45 WIB
TITIK api yang terlihat dari kejauhan di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, masih terlihat, Jumat, 25 Oktober 2019 malam.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

GARUT, (PR).- Kebakaran hebat kembali melanda hutan dan lahan yang ada di kawasan Gunung Guntur, Garut. Untuk mencegah hal yang tak diharapkan, pihak terkait akhirnya memutuskan untuk menutup jalur pendakian ke gunung tersebut.

"Pendakian ke Gunung Guntur untuk sementara ini memang ditutup. Hal ini menyusul kebakaran hebat yang melanda hutan dan lahan yang ada di wilaayh gunung tersebut," ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, Jumat, 25 Oktober 2019.

Kepada wartawan Kabar Priangan Aep Hendy, ia mengatakan, lahan yang terbakar saat ini memang bukan yang ada di sekitar tempat camping. Namun, penutupan pendakian dilakukan karena dikahawatirkan kobaran api dan kepulan asap akan merambat ke area camping, sehingga dapat membahayakan para pendaki.

Tubagus menyebutkan, hingga Jumat malam, kobaran api masih terjadi di sejumlah titik di kawasan Gunung Guntur. Jika terjadi tiupan angin kencang, dikhawatirkan kobaran api akan merembet ke titik lainnya termasuk area kemping. 

Petugas gabungan sendiri, menurut dia, hingga saat ini masih terus berupaya untuk melakukan pemadaman api. Namun karena berbagai kendala, upaya pemadaman yang sudah dilakukan sejak dua hari ini belum juga membuahkan hasil.

Selain di kawasan Gunung Guntur, Tubagus juga menyatakan kebakaran hutan dan lahan juga melanda empat gunung lainnya di Garut dalam beberapa hari terakhir ini. Sama halnya dengan di Gunung Guntur, kobaran api saat ini juga masih terdapat di kawasan Gunung Karacak.
 
"Kemarin ada lima gunung di Garut yang terbakar yakni Gunung Guntur, Gunung Karacak, Gunung Cikuray, Gunung Putri, dan Gunung Haruman. Namun yang sampai saat ini masih terjadi kebakaran tinggal di Gunung Guntur dan Gunung Karacak," katanya.

Bahkan menurut Tubagus, kebakaran juga melanda tiga hutan yang ada di Garut, yakni hutan di kawasan Kecamatan Pamulihan, Malangbong, dan Banjarwangi. Untuk saat ini, api yang membakar kawasan hutan tersebut sudah berhasil dipadamkan.
     
Ketika ditanya total luas lahan yang terbakar, diakui Tubagus sampai saat ini belum bisa dipastikan. Petugas masih fokus dalam upaya pemadaman api sehingga belum sempat dilakukan pendataan terkait luas lahan yang terbakar.  

Menurut dia, penyebab kebakaran diperkirakan karena cuaca yang begitu panas. Saat ini suhu di Garut saat rata-rata mencapai 29 sampai 32 derajat pada siang hari. Hal ini terbilang ekstrem karena biasanya suhu di Garut hanya berada di kisaran 23 derajat celcius.

Kasi KSDA Wilayah V Garut, Dody Arisandi, membenarkan dilakukannya penutupan sementara pendakian ke Gunung Guntur. Ia mengaku tak dapat memastikan sampai kapan penutupan itu akan diberlakukan.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X