Senin, 9 Desember 2019

Pengerjaan Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut Sudah 42,870 Persen

- 26 Oktober 2019, 11:21 WIB
WARGA Cikole Kecamatan wanaraja menyambut antusias kegiatan uji coba jalur rel kereta api dari Cabtu sampai Wanaraja.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

GARUT, (PR).- Untuk mencapai target selesai akhir tahun ini, pengerjaan reaktivasi jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut terus dikebut. Dapat dipastikan pengoperasionalan jalur tersebut sudah bisa dilakukan awal tahun depan.

Manajer Humas PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), Hasbi, menyebutkan untuk jalur Cibatu-Wanaraja pengerjaannya kini sudah selesai. Pengerjaan kini dilanjutkan untuk jalur Wanara-Garut dengan panjang sekitar 10 kilometer.

"Untuk jalur dari Cibatu hingga Wanaraja pengerjaannya sudah selesai bahkan sudah dilakukan uji coba jalur pada 3 Oktober 2019 lalu. Kini kita tengah menggarap pengerjaan dari Wanaraja hingga Stasiun Garut," ujar Hasbi, Jumat 25 Oktober 2019.

Dikatakannya, hingga Kamis (24/10/2019), total progres pekerjaan reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut sudah mencapai 42,870 persen. Seluruh pekerjaan mulai dari pembangunan rel, stasiun, dan sejumlah fasilitas lainnya dikerjakan oleh PT KAPM yang merupakan anak usaha dari PT KAI (Persero).

Selain mulai mengerjakan pembangunan rel dari Wanaraja sampai Garut tuturnya, PT KAPM juga saat ini tengah mengerjakan revitalisasi stasiun dan pembangunan masjid yang ada di Stasiun Garut serta Stasiun Cibatu. PT KAPM juga sudah mensosialisasikan pengerjaan ini kepada masyrakat sekitar.

"Kami juga akan membangun stasiun baru yang lokasinya terletak di sampaing gedung Stasiun Garut yang lama. Tak hanya itu, ada juga sejumlah fasilitas lainnya yang juga akan kita bangun atau diperbaiki," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Aep Hendy.

Disampaikannya, untuk saat ini revitalisasi gedung stasiun dan pembangunan masjid sudah memasuki tahap pemagaran. Selain di Stasiun Garut, pekerjaan serupa juga dilakukan di Stasiun Cibatu yang kini sudah memasuki tahap pembuatan pondasi dan dinding penahan tanah (DPT).

Hasbi berharap, pekerjaan tersebut akan selesai sesuai target yakni awal tahun depan. Dengan demikian fasilitas tersebut sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Garut dan sekitarnya.

"Dalam pengerjaannya, kita pun menggandeng masyarakat sekitar untuk terlibat sebagai pekerja sesuai dengan keahliannya. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," ucap Hasbi.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X