Tiga Ruang Kelas SD Layungsari 2 Tergusur Proyek Jalur Ganda Bogor-Sukabumi

- 25 Oktober 2019, 02:16 WIB
SUASANA SD Negeri Layungsari 2 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis, 24 Oktober 2019. Tiga ruang kelas SD tersebut terancam tergusur proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi.*/WINDIANTI RETNO SUMARDIYANI/PR

Pindah sekolah

Menurut Hendrian, penertiban rumah di kawasan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi di Kelurahan Empang cukup berdampak pada puluhan siswa di SD N Layungsari 2. Hendrian memprediksi banyak siswa yang pindah dari sekolah tersebut karena rumahnya turut tergusur.

“Dari data sementara, di setiap kelas ada kurang lebih 15 orang yang rumahnya terdampak proyek jalur ganda. Jadi kalau ada 6 kelas kira-kira ada 90-an siswa dari total 326 siswa SD ini. Saat ini, yang sudah mengajukan pindah secara resmi baru dua orang, sisanya mungkin sedang mencari-cari rumah yang  lokasinya tidak jauh dari sekolahan,” kata Hendrian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fakhrudin memastikan, saat ini hanya SD N Layungsari 2 saja yang bangunan kelasnya terdampak proyek jalur ganda. Dinas Pendidikan Kota Bogor sudah berkoordinasi terkait sistem pembelajaran selama proses penertiban berlangsung hingga pembangunan ruang kelas baru.

“Selama pembangunan, penggunaan ruang akan diatur bersama dengan SD N Layungsari 1. Mudah-mudahan pembongkaran kelas oleh PT KAI bisa setelah pembangunan selesai,” ucap Fakhrudin.

Dinas Pendidikan Kota Bogor, lanjut Fakhrudin juga akan segera mengirimkan surat resmi kepada PT KAI untuk mengajukan permohonan penundaan pembongkaran ruang kelas tersebut. Terkait bangunan pengganti, Pemerintah Kota Bogor berjanji akan membangunkan ruang kelas baru pada 2020.

“Jika ada dana kerahiman, kita akan gunakan untuk lantai 2 supaya tidak double  anggaran,”kata Fakhrudin.***

loading...

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X