Jumat, 13 Desember 2019

Operasi Zebra Lodaya 2019 Dimulai, Polres Ciamis Harap Angka Kecelakaan Menurun

- 24 Oktober 2019, 17:51 WIB
KAPOLRES Ciamis Ajun Komisaris Besar polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso menyematkan pita gelar Operasi Zebra Lodaya 2019, di Halaman Mapolres Ciamis, Rabu 23 Oktober 2019. Operasi Zebra berlangsung serentak secara nasional selama 14 hari mulai mulai 23 Oktober 2019.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).- Korps Satuan Lalulintas Kepolisian Resor (Polres) Ciamis melaksanakan gelar Operasi Zebra Lodaya 2019 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 23 Oktober 2019. Salah satu sasaran operasi yang berlangsung serentak secara nasional tersebut yakni kelengkapan surat kendaraan maupun pengemudi.

“Dari sekian banyak faktor tingginya angka kecelakaan, salah satunya adalah pengemudi atau pengendara tidak merasa nyaman, karena tidak membawa surat kendaraan atau tidak memiliki SIM. Oleh karenanya, pengendara harus melengkapi surat-surat ketika menjalankan kendaraan,” tutur Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso, Rabu 23 Oktober 2019.

Dia mengatakan hal itu usai memimpin gelar pasukan Operasi Zebra Lodaya 2019, di Halaman Mapolres Ciamis. Operasi yang digelar serentak tersebut, dimaksudkan untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kelancaran lalu lintas.

Lebih lanjut, Bismo mengatakan bahwa sasaran operasi ini adalah kelengkapan administrasi kendaraan bermotor maupun pengemudi kendaraan bermotor seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), hingga Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Ingat, pengemudi yang tidak membawa kelengkapan surat, biasanya panik, sehingga dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Operasi ini sekaligus dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Bagi pelanggar, petugas akan mengambil tindakan mulai dari  memberi teguran hingga penilangan.,” katanya.

Bismo mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi di wilayah Ciamis, sejak awal tahun hingga Oktober 2019 ada sedikit peningkatkan, jika dibandingkan waktu yang sama tahun 2018. Sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeda motor.  

“Sebagian pengendara sepeda motor, memang belum cukup umur, pelajar. Kami minta agar anak yang belum cukup umur tidak membawa kendaraan, karena sangat berbahaya. Kami juga akan melakukan silatruhami ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi lalu lintas,” tuturnya.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X