Senin, 9 Desember 2019

Hari Santri Nasional 2019, Ribuan Santri Ngaliwet Khas Pesantren

- 22 Oktober 2019, 23:25 WIB
TIDAK kurang dari 10.000 santri dari sejumlah pesantren yang ada di lima kecamatan, di Kabupaten Ciamis, mengikuti pawai jalan kaki menyusuri jalan protokol Ciamis, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Selasa, 22 Oktober 2019. Usai jalan kaki, dilanjutkan makan nasi liwet bersama di Alun-alun Ciamis.*/NURHANDOKO/PR

CIAMIS, (PR).- Peringatan Hari Santri Nasional 2019 di tatar galuh Ciamis berlangsung meriah., Selain diwarnai dengan pawai jalan kaki menyusuri jalan protokol, juga diakhiri dengan makan nasi liwet bersama di Alun-alun Ciamis, Selasa, 22 Oktober 2019.

Sebelum melaksanakan pawai keliling kota, tidak kurang dari 10.000 santri dari sejumlah pesantren yang ada di tatar Galuh Ciamis, mengikuti upacara di Lapangan Lokasana, yang dipimpin Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Kegiatan serupa juga berlangsung di kecamatan lain yang tersebar di berbagai kecamatan lainnya yang tidak mengirimkan utusannya ke Ciamis.

Usai pawai melintas halaman Pendopo Ciamis, santri yang dibekali nasi liwet beserta lauk-pauknya kemudian berkumpul di seputaran Alun-alun Ciamis dan Taman Rafflesia. Panas terik matahari tidak menghalangi mereka ngariung melahap nasi liwet khas pesantren. Sementara rombongan lainnya memilih berkerumun makan bersama di bawah pohon.

Saat makan bersama, tidak sepi dari celetukan khas pesantren tentang nasi liwet yang disandingnya. Begitu tutup castrol (panci untuk memasak liwet) dibuka, tidak sedikit yang mencoba mengirup aroma nasi liwet. Berbagai komentar pun muncul, seperti "wah aromanya sedap", "terinya kok sedikit", "kayaknya enak". Selain itu juga ada yang menyebut "nasinya sedikit", dan lainnya.

“Senang bisa kumpul sama teman santri lain. Biasanya kan makan nasi liwet di pesantren, sekarang di alun-alun, rasanya gimana gitu, yang pasti tambah nikmat. Cuma nasinya sedikit,” ujar Nanang, santri asal Baregbeg.

Santri lainnya Dadang, menimpali, makan bersama terasa lebih nikmat. Hanya saja makan bersama tersebut tidak seperti yang sebelumnya dibayangkan, yakni nasi liwet castrol dihamparkan panjang, kemudian santri duduk bersama memanjang dan makan bersama.

“Saya bayangkan ketika makan diatur berjajar panjang, duduk dan makan bersama. Ternyata makannya bebas sesuai keinginan kelompok. Senang juga, apalagi kumpul dengan santri dari pesantren lain,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, bersama Wakil Bupati Yana D Putra dan Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana juga tampak berbaur dengan rabuan santri yang menggelar makan bersama dengan berlasakan tikar. Dalam waktu relatif singkat hidangan nasi liwet dalam kanstrol juga habis dimakan bersama.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X