Minggu, 15 Desember 2019

Saat Seorang Tentara Menyuapkan Makanan Kepada Nenek Sajem

- 18 Oktober 2019, 10:11 WIB
BABINSA Koramil 1321/Parigi Pelda Furqon Komara menyempatkan menyuapkan makanan kepada seorang Nenek bernama Sajem (58).*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PARIGI, (PR). Tentara memang dikenal garang di segala medan. Harus siap di dalam suasana apa pun. Namun, di sisi lain, tentara wajib punya kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Hal itu yang ditunjukan Babinsa Koramil 1321/ Parigi, Pelda Furqon Komara saat melihat kehidupan nenek Sajem yang hidup sebatang kara. Dia tidak hanya prihatin, tapi jiwa tentaranya yang selalu mengayomi masyarakat langsung tergerak.

Furqon tidak segan-segan menyiapkan segala kebutuhan nenek Sajem. Termasuk dalam menyiapkan makanan, bahkan sekaligus menyuapinya. Atas perilaku Furqon tersebut, nenek Sajem merasa bahagia sekaligus terharu.

Dengan mata berkaca-kaca, nenek Sajem mengucapkan terimakasih atas kepedulian tentara yang telah memberikan perhatian terhadap dirinya. Semula dirinya sempat putus asa tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Namun dengan adanya bantuan tentara yang membangun rumahnya, nenek Sajem kini mulai bahagia.

“Terima kasih bapak-bapak tentara yang sudah membantu dan memberikan tempat tinggal yang layak buat saya. Hati ini sangat senang dan gembira sekali. Insya Allah, kebaikan bapak-bapak diberikan balasan yang setimpal oleh allah SWT,” ucap nenek Sajem, Kamis 17 Oktober 2019.

Sementara Furqon mengatakan, pihaknya merasa tergerak setelah melihat kondisi rumah nenek Sajem yang sebatang kara. Lewat program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), langsung dilakukan proyek bedah rumah nenek Sajem. Kondisi nenek Sajem juga diperhatikan, termasuk masalah kesehatannya.

"Tentara itu sudah biasa mengayomi masyarakat. Jadi wajar jika kami langsung berempati melihat kondisi nenek Sajem. Kami berupaya memberikan yang terbaik buat nenek Sajem. Semoga bisa meringankan beban hidupnya," tutur Furqon.

Menurut Furqon, selama ini nenek Sajem hidup sebatang kara. Kondisi rumahnya jauh dari kata layak. Tidak mungkin nenek Sajem melakukan perbaikan rumah, di samping usianya sudah senja, juga tak punya biaya

"Saya sangat prihatin melihat kondisi nenek Sajem,langsung tergerak hatinya untuk membantu perbaikan rumahnya. Kami juga berharap agar masyarakat sekitar membiasakan untuk saling membantu," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Muslih Jerry.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X