Selasa, 10 Desember 2019

Pesantren Al Hikamusalafiah Terbakar, Santri Berhamburan

- 14 Oktober 2019, 12:46 WIB
KEBAKARAN yang terjadi di Pesantren Al Hikamusalafiah Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta menghanguskan tiga kobong santri, Senin 14 Oktober 2019.*/TAUFK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Hanya dalam waktu satu jam, tiga lokal bangunan kobong santri di Pesantren Al Hikamusalafiah Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta, ludes terbakar, Senin 14 Oktober sekira pukul 08.30.

Menurut informasi, peristiwa kebakaran yang meluluhlantahkan tiga lokal kobong santri berukuran 144 meter persegi ini, diduga terjadi akibat adanya konsleting listrik.

"Dugaan sementara, penyebabnya diperkirakan akibat adanya konsleting listrik," kata Kapolsek Tanjungkerta AKP Aef Suhendi, di lokasi kejadian.

Peristiwa kebakaran itu sendiri, kata Aef, pertama kali diketahui oleh Eddy dan Noval, dua orang santri yang pada saat kejadian kebetulan sedang berada di kobong karena sakit dan tidak masuk kegiatan belajar di sekolah.

Setelah mengetahui ada muncul api di kobong mereka, kedua santri ini terus bergegas keluar untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak pesantren.

"Pada saat kejadian itu, ada dua santri yang di dalam kobong. Merekalah yang pertama kali melihat munculnya api di kobong itu," katanya kepada wartawan Kabar Priangan Taufik Rochman.

Tidak lama setelah api itu berkobar, ratusan santri di lingkungan pesantren itu pun langsung berhamburan keluar untuk melakukan upaya pemadaman.
Bahkan warga di sekitar pesantren beserta pemerintah desa dan aparat setempat juga ikut turun untuk melakukan evakuasi dan upaya pemadaman.

Dikatakan Aef, api berhasil dipadamkan sekira pukul 09.00 setelah dua unit mobil pemadam kebakaran datang membantu masyarakat proses pemadaman.
"Upaya pemadaman ini, diperkirakan belangsung sekitar satu jam. Soalnya pukul sembilan juga api sudah mati," ujarnya.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X