Aset Lahan Terminal Pangandaran Masih Tarik Ulur

- 13 Oktober 2019, 13:41 WIB
LOKASI Terminal Pangandaran yang sempit diapit oleh dua tempat pusat kegiatan yakni pasar Pananjung dan tempat ibadah Masjid Agung, sehingga tidak dapat dilakukan perluasan atau pengembangan terminal, Minggu, 13 Oktober 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Terminal merupakan salah satu sarana pendukung bagi alat transportasi darat. Apalagi di daerah pariwisata seperti di Kabupaten Pangandaran ini, keberadaan terminal yang terletak di pusat keramaian harus lebih representatif, luas dan bersih tidak kumuh untuk menunjang keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang khususnya wisatawan.

Untuk menunjang Pangandaran sebagai kabupaten pariwisata yang berkelas dunia, tentunya butuh terminal yang luas sehingga bisa menampung kendaraan angkutan umum yang lebih banyak lagi.

Terminal Pangandaran, lokasinya yang berada di pusat keramaian dan menuju kawasan wisata sehingga tidak jarang menimbulkan kemacetan, belum lagi ditambah puluhan kendaraan yang melakukan bongkar muat di Pasar Pananjung yang bersebelahan dengan terminal.

Koordinator Terminal Pangandaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dadan Hamdani mengatakan, terminal tipe B ini, sejak tahun 2016 sudah diambil alih pengelolaannya oleh Pemerntah Provinsi Jawa Barat dari Pemerintah Kab. Pangandaran.

Begitu juga dengan aset berupa gedung dan petugas pun, kata dia, sudah dilimpahkan Pemda Pangandaran ke Pemerintah Provjsi Jawa Barat. 

"Tinggal aset berupa lahannya saja yang belum diserahkan oleh Pemda Pangandaran," ucap Dadan, Minggu, 13 Oktober 2019.

Sangat sempit

Dadan mengungkapkan, kondisi terminal Pangandaran sangat sempit, sehingga apabila dilakukan pengembangan pun tidak bisa. 

"Lahannya cuma segini-gininya, kalau mau diperluas juga gak bisa," ucapnya, seraya berharap terminal Pangandaran bisa dipindahkan ke tempat yang luas dan representatif. 

"Sehingga bisa menampung kendaraan angkutan yang banyak. Apalagi Pangandaran mau dijadikan kabupaten pariwisata yang berkelas dunia, pasti perkembangan terhadap angkutan darat pun akan meningkat, jadi butuh terminal yang luas," ujar Dadan. 

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X