Jumat, 13 Desember 2019

Bayi Merah yang Dibuang di Selokan Area Proyek Tol Cisumdawu itu Ditemukan oleh Kakeknya Sendiri

- 12 Oktober 2019, 21:00 WIB
PASANGAN kekasih ditangkap anggota Satreskrim Polres Sumedang setelah tersangka perempuan, YY (18) membuang bayinya setelah dilahirkan di kamar mandi, Kamis, 10 Oktober 2019.*/ADANG JUKARDI/PR

SUMEDANG, (PR).- Bayi dibuang oleh ibunya, ditemukan oleh kakeknya sendiri. Begitu lah kasus pembuangan bayi yang menggemparkan warga Dusun Cibawang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong yang terjadi pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Kejadiannya berawal sekira pukul 07.00 ketika Ny. Yeti  (47) sedang mengepel lantai rumahnya di Dusun Cibawang, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, kedatangan kerabatnya yakni  Ny. Eruk (60). Ny. Eruk memberitahukan bahwa ia menemukan bekas darah di kamar mandi rumah Ny. Yeti. 

Mendengar informasi itu, Yeti memberitahukan kembali kepada suaminya Tata Wihana (53). Spontan,Tata pun langsung mengeceknya. Saat dicek, Tata menemukan ada bekas darah di pinggir tembok kolam miliknya.

Setelah ditelusuri bekas darah tersebut, Tata kaget ketika menemukan bayi laki-laki yang masih hidup. Bayi yang masih merah itu, ditemukan di selokan kering pinggir projek tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) sekira 30 meter dari rumahnya.

Bayi itu terbungkus daun pisang. Penemuan bayi tersebut, langsung dilaporkan kepada ketua RW setempat. Bahkan kejadian itu, sontak menghebohkan warga sekitar hingga akhirnya dilaporkan kepada Polsek Rancakalong hingga Polres Sumedang.

Karena bayinya masih hidup, langsung dibawa ke Puskesmas Rancakalong untuk diperiksa kesehatannya. Berdasarkan hasil pemerikasaan bidan, bayi laki-laki itu mengalami aspiksi atau gangguan sesak sehingga sewaktu lahir tidak menangis. Usia bayi diperkirakan kurang lebih dua jam dan tali pusarnya sudah lepas. Untuk perawatan lebih lanjut, bayi hasil hubungan gelap tersebut dibawa ke RSUD Sumedang.

Berbekal laporan dari masyarakat terkait kasus pembuangan bayi, Satreskrim Polres Sumedang langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah melakukan olah TKP hingga mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan (pulbaket), akhirnya Satreskrim Polres Sumedang berhasil menangkap pelakunya yakni YY (18). Ternyata, YY anak kandung Tata Wihana yang menemukan bayi tersebut yang juga  cucunya sendiri.

“Jadi, bayi tersebut ditemukan oleh kakeknya sendiri,” ujar Kapolres Sumedang  AKBP  Hartoyo melalui Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Niki Ramdhany pada ekspose di halaman Mapolres Sumedang, Jumat, 11 Oktober 2019.

Tata tak menyangka sedikitpun, bayi tersebut cucunya sendiri. Ini karena ia tak mengetahui bahwa anaknya YY sedang mengandung. Bahkan disaat usia kehamilannya 9 bulan, perut YY tidak kelihatan bunting. Sehingga, orang tua dan kerabatnya sendiri tidak ada yang menyangka YY hamil. Apalagi sampai melahirkan bayi. “Saat usia kehamilan 9 bulan juga, perut YY tidak kelihatan besar. Tetap saja kecil seperti orang yang tidak hamil,” tuturnya


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X