Sabtu, 14 Desember 2019

Pergerakan Tanah Semakin Meluas di Sukabumi, Petugas Pasang Tenda Darurat untuk Pengungsi

- 12 Oktober 2019, 20:43 WIB
TENDA darurat untuk pengungsi di Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak yang terlihat pada Sabtu, 12 Oktober 2019 yang disiapkan untuk korban terdampak pergerakan tanah.*/AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR).- Pergerakan tanah di Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Sabtu, 12 Oktober 2019 semakin meluas. Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana dapat mengancam jiwa warga, aparat kecamatan mengimbau agar siaga. 

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi telah memasang sejumlah tenda pengungsian tidak jauh dari pemikiran warga. Tenda darurat disiagakan untuk 44 kepala keluarga yang mengungsi. Ini seiring rekahan tanah yang terjadi saat hujan besar dan berpotensi timbulkan bencana tanah longsor. 

Warga sendiri sudah merasakan dua kali terjadi getaran tanah hingga membuat siaga terutama pada Sabtu dini hari sehingga mereka langsung siaga. "Warga merasakan adanya pergerakan tanah pada tengah malam. Tapi pergerakan besar dirasakan menjelang subuh. Warga langsung berlarian keluar rumah," kata TKSK Kecamatan Cibadak, Ferdi. 

Dia mengatakan pergerakan tanah membuat dua rumah warga rusak berat. Satu unit mesjid mengalami kondisi serupa. Hanya saja bangunan mesjid alami retakan pada dindingnya. "Begitupun belasan rumah warga lainnya mengalami kondisi serupa. Dua rumah bergeser tanahnya dan terdapat retakan cukup lebar dan dalam," katanya. 

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, telah memerintahkan seluruh dinas terkait untuk segera melakukan upaya penanganan. Mereka diperintahkan bersiaga menyiapkan berbagai kemungkinan bencana terjadi. Langkah koordinasi dengan instansi terkait juga harus segera dilakukan. 

"kesiagaan harus di tingkat, sambil menunggu rekomendasi dari Badan Geologi di Bandung. Bila memang harus direlokasi maka upaya tersebut akan segera dilakukan demi menyelamatkan warga," katanya.***



Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X