Kamis, 4 Juni 2020

Pabrik Indocement Terbakar, Butuh Lima Jam untuk Padamkan Api

- 12 Oktober 2019, 15:01 WIB
ILUSTRASI kebakaran.*/DOK. PR

SUMBER, (PR).- Indocement, pabrik semen yang berlokasi di Jln Raya Cirebon-Bandung, Jumat, 11 Oktober 2019 malam sekitar pukul 19.30 WIB, terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran di pabrik semen milik PT Indocement Tunggal  Prakasa Tbk, namun sampai Sabtu, 12 Oktober 2019 sekitar pukul 00.30 WIB, kobaran api baru bisa dijinakkan.

Kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Sebab, selain gudang yang berukuran 100x100 meter, di dalamnya juga berisi semen dan barang-barang pendukung produksi pabrik semen tersebut.

Menurut petugas pemadam kebakaran (Damkar),  luapan si jago merah relatif sulit dijinakan. Api baru bisa padam setelah petugas gabungan dari berbagai unit Damkar, menyemprotkan air selama lima jam lebih.

“Api baru bisa dijinakan dan dipadamkan Sabtu dini hari. Setelah padam, petugas masih terus menyemprotkan api untuk mendinginkan suhu agar titik api benar-benar padam,” tutur  Eno Sujana, Kepala Seksi Tanggap Darurat Damkar Cirebon, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Belasan kendaraan damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang luapannya terlihat jelas dari Jln Raya Cirebon-Palimanan-Majalengka-Bandung. Selama proses pemadaman, seluruh akses ke pabrik yang dulu terkenal dengan merk Semen Tiga Roda, ditutup rapat.

Ratusan warga hanya bisa menyaksikan besarnya kobaran api yang tampak jelas dari kejauhan. Tampak, dari pemukiman warga di Jln Raya Cirebon-Palimanan-Majalengka-Bandung, luapan api yang ketinggiannya mencapai lebih dari dua puluh meter.

“Kebetulan peristiwanya malam hari, sehingga kobaran api dapat terlihat jelas,” tutur Santosa (40 tahun), warga setempat yang ikut menyaksikan saat kebakaran berlangsung.

Hanya petugas damkar dan pengamanan yang boleh mendekati lokasi gudang yang terbakar. Saking besarnya luapan api, tak hanya dari petugas damkar internal Indocement, beberapa unit mobil damkar dari kesatuan damkar Kecamatan Palimanan maupun Damkar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dikerahkan.

“Kalau hanya mengandalkan petugas damkar internal Indocement, api akan sulit dipadamkan. Kami akhirnya turun dan bahu-membahu memadamkan kobaran api,” tutur Eno.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X