Mengundang Polemik, Poster Pengumuman Pembangunan Terpaksa Dicabut

- 9 Oktober 2019, 06:45 WIB
APARATUR Desa Cikondang, sedang menunjukan poster yang berisikan informasi pembangunan Infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Poster tersebut, kini terpaksa dicabut oleh pihak desa karena telah memicu polemik di daerahnya,*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Warga di wilayah Desa Cikondang Kecamatan Ganeas, kini mempertanyakan soal rencana perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumedang pada tahun anggaran 2019.

Sebab menurut informasi yang diterima warga, Peningkatan Jalan Cikoneng-Tenjolaya Kecamatan Ganeas ini, telah masuk dalam daftar pembangunan infrastruktur yang didanai APBD Kab. Sumedang tahun 2019, dengan nilai anggaran sebesar Rp 439,7 juta.

Informasi ini, kabarnya telah tersebar secara resmi dalam bentuk poster rencana Pembangunan Infrastruktur Pemkab Sumedang tahun 2019.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Desa Cikondang Yoyoy, membenarkan soal adanya reaksi warga yang mempertanyakan kebenaran dari informasi dalam poster tersebut.

"Terus terang saja, akhir-akhir ini memang banyak sekali warga yang datang ke desa untuk mempertanyakan soal rencana perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya itu," kata Yoyoy, Selasa 8 Oktober 2019.

Soalnya, menurut Yoyoy, dalam informasi yang disebarluaskan melalui poster resmi bergambar Bupati/Wakil Bupati Sumedang itu, peningkatan Jalan Cikoneng-Tenjolaya Kecamatan Ganeas ini telah masuk dalam Program Pembangunan Infrastruktur tahun 2019.

"Awalnya begini, kami kan dibagi poster berisikan daftar Pembangunan Infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang. Karena informasi ini menyangkut kepentingan publik, ya kami pasang di desa," ujar Yoyoy.

Menunggu

Tak perlu waktu lama, informasi ini ternyata langsung menyebar luas di masyarakat Cikondang. Karena memang, warga di desanya sudah sangat menunggu-nunggu adanya perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya, yang sebagian besar kerusakannya berada di wilayah Desa Cikondang.

Namun yang menjadi persoalan, tiba-tiba kini warganya justru mengetahui kalau perbaikan jalan itu ternyata bukan dilaksanakan di wilayah desanya, akan tetapi malah dilaksanakan di wilayah Desa Gunasari Kec. Sumedang Selatan (masih Jalan Cikoneng-Tenjolaya tapi masuk wilayah Kec. Sumedang Selatan).

Padahal setahu warga, dalam poster daftar pembangunan infrastruktur tersebut, yang ada program peningkatan jalan itu di wilayah Kec. Ganeas, bukan di Kec. Sumedang Selatan, karena dalam daftarnya di Kec. Sumedang Selatan ini memang tidak ada program peningkatan jalan.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X