Minggu, 23 Februari 2020

Warga Banjar Berjuang agar Exit Tol Tetap di Cimaragas

- 7 Oktober 2019, 06:20 WIB
WAKIL Wali KOta Banjar, H Nana Suryana.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN

BANJAR,(PR).- Wakil Wali Kota Banjar, H Nana Suryana berharap masyarakat Banjar ikut berjuang terkait rencana pembangunan jalan tol Bandung - Cilacap dan reaktivasi kereta api tujuan Pangandaran.

"Exit tol itu sudah diusulkan di Cimaragas Kab Ciamis. Usulan itu sudah disampaikan kepada Gubenur Jabar maupun pemerintah pusat. Diharapkan itu bisa direalisasikan pada waktunya," ujar H.Nana Suryana, Minggu 6 Oktober 2019.

Dijelaskan dia, exit tol di Cimaragas itu berdampak positif terhadap Kota Banjar. Karena, Cimaragas Kab. Ciamis itu berbatasan langsung dengan wilayah Kota Banjar. 

"Jika exit tol jauh dari Kota Banjar, seperti di Kertahayu Kec. Pamarican Kab. Ciamis, maka sudah dipastikan sentra bisnis di Kota Banjar mati. Tak mungkin mau ke Bandung berputar dulu ke Kertahayu itu," ujarnya.

Dijelaskan dia, jika exit tol Cimaragas, lalu lintas kendaraan berpotensi langsung masuk wilayah Kota BAnjar. Otomatis, perekonomian dan wisata situ Leutik Cibeureum Kota Banjar pun nantinya akan ikut terdongkrak.

Dua stasiun 

"Selain exit tol di Cimaragas, kami, Pemkot Banjar pun berharap di Kota Banjar dibangun dua stasiun. Tidak jauh dari stasiun utama yang ada sekarang ini," ujar H.Nana.

Menurutnya, pembangunan stasiun baru itu diperuntukan khusus kareta api tujuan Pangadaran. Seiring ada rencana reaktivasi kereta api tujuan Pangadaran itu.

"Masyarakat Banjar diharuskan ikut berteriak-teriak, memperjuangkan exit tol di Cimaragas dan miliki stasiun baru tujuan Pangandaran. Jika bukan oleh warga Banjar, oleh siapa lagi. Intinya, baik jalan tol maupun reaktivasi kereta api itu jangan hanya Pangandaran saja yang diuntungkan. Sementara, Banjar yang dilintasi itu hanya jadi penonton," ujarnya.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X