Bisnis Telur Jangkrik Bisa Hasilkan Ratusan Juta

- 5 Oktober 2019, 04:09 WIB
 KARMINAH (50) warga Desa Cibentar, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sedang memilah pasir dengan telur jangkrik di halaman kandang jangkrik di Cibentar.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON
KARMINAH (50) warga Desa Cibentar, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sedang memilah pasir dengan telur jangkrik di halaman kandang jangkrik di Cibentar.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

MAJALENGKA,(PR).- Bisnis telur jangkrik dan jangkrik cukup menjanjikan sebagai pakan burung. Dalam skala besar harganya mencapai ratusan juta dengan pemeliharaan dan pasar yang relatif mudah. Para pembeli datang sendiri atau dikirim sesuai permintaan.

Karminah (50) warga Desa Cibentar, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka sudah beberapa tahun mengelola usaha telur jangkrik milik adiknya Keye Sukarya. Ada lima boks jangkrik yang khusus ditelurkan.

Telur jangkrik tersebut dia jual kepada sejumlah peternak jangkrik yang setelah besar jangkrik kembali dibeli Keye untuk dijual ke pasar serta sebagian kembali dientaskan. Harga telur jangkrik mencapai Rp 250.000 per kg. Untuk mendapatkan satu kg telur lumayan lama, dan butuh telur cukup banyak.

Cara menelurkan jangkrik, jangkrik yang ada di boks kayu ditumpuki pakan berupa daun badori yang bentuknya besar dan lebih tebal dari daun rumput pada umumnya. Daun badori bisa ditemukan di sawah atau pinggir sungai. Setelah itu di bagian atasnya disimpan wadah berisi pasir. Di sana jangkrik akan berterlur.Telur jangkrik ini menempel di wadah plastik bagian pinggir.

Untuk mengambil telur tersebut, semua pasir diwadahi kaung dan di wadah tersebut telur terpisah. Setelah itu dibasahi agar telur bisa lepas dari wadah.

“Jangrik ini bisa 10 kali bertelur, telurnya diambil dua hari sekali,” kata Karminah, Jumat 4 Oktober 2019.

Setelah 10 kali bertelur, jangkrik dipergunakan untuk pakan ayam, kadang digoreng sebagai cemilan atau teman nasi.

10-20 karung

Cicih, Idik dan Atep pedagang pakan burung di Rajagaluh dan Leuwimunding mengatakan, mereka setiap harinya bisa menghabiskan jangkrik hingga 10 sampai 20 karung dengan harga 35.000 sampai Rp 40.000 per karung.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X