Kamis, 5 Desember 2019

Dalam Keadaan Mabuk, Korban Dipaksa Melayani Enam Pelaku

- 3 Oktober 2019, 07:43 WIB
FOTO ilustrasi pencabulan.*/DOK. PRFM

GARUT, (PR). Ulah enam orang pria warga Kecamatan Cisompet ini terbilang biadab. Mereka tega mencabuli seorang gadis secara bergiliran dan ironisnya lagi yang menjadi korbannya masih anak di bawah umur.

Akibatnya kini keenam orang pria ini harus berurusan dengan hukum. Pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut kini tengah menangani kasus ini.

"Kami mendapatkan laporan adanya dugaan aksi pencabulan yang dilakukan enam orang pria terhadap seorang anak di bawah umur. Keenam pria yang semuanya warga Kecamatan Cisompet ini melakukan pencabulan secara bergiliran," ujar Kapolres Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansyah  melalui Kasatreskrim, AKP Maradona Armin Mappaseng, Rabu 2 Oktober 2019.

Dikatakan Maradona, berdasarkan hasil pemeriksaan, tiga dari enam terduga pelaku pencabulan ini ternyata masih di bawah umur. Ketiganya masing-masing berinisial SJ, A, dan BA. Sedangkan tiga terduga pelaku lainnya yang juga sudah diamankan yakni UJ (44), IL (18), dan MU (21).

Kejadian tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur itu, tutur Maradona, terjadi pada Senin (30/9/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban yang sebut saja namanya Bunga ini diduga disetubuhi secara bergiliran di sebuah rumah kosong di wilayah Kecamatan Cisompet.

Maradona menyampaikan, selain korban dan enam terduga pelaku pencabulan, pihaknya juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi lainnya. Di antaranya terdapat dua orang perempuan yang juga masih di bawah umur yang saat pencabulan terjadi juga berada di lokasi dan diduga mengetahui saat korban disetubuhi secara bergiliran.

"Kasusnya masih dalam pengembangan penyelidikan dan kami pun belum menetapkan tersangka hingga saat ini. Adapun keenam pria yang sudah kita amankan saat ini statusnya masih sebagai saksi," katanya.   

Berdasarkan keterangan sementara, kejadian itu bermula ketika korban bertemu dengan dua terduga pelaku yakni SJ dan A sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya SJ dan A mengajak korban ke suatu tempat untuk bertemu dengan terduga pelaku lainnya yakni UJ, IL, Mu, dan BA. 

Diungkapkannya, di tempat tersebut keenam pelaku diduga mengajak korban untuk minum minuman keras jenis anggur merah sampai korban mabuk. Dalam kondisi mabuk itulah korban kemudian disetubuhi oleh keenam pria tersebut secara bergiliran. 


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X