Selasa, 2 Juni 2020

Tak Punya Kartu BPJS Kesehatan, Guru Honorer Kesulitan Cari Biaya Pengobatan 

- 3 Oktober 2019, 05:13 WIB
GURU honorer Musliati terbaring sakit saat mendapat kunjungan anggota DPRD Garut.*/AEP HENDY/KABAR PRIANGAN

GARUT, (PR).- Malang benar nasib yang kini dialami Musliati (39), warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng. Perempuan yang berprofesi sebagi guru honorer di SDN 1 Teggede ini harus terbaring tanpa daya di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut akibat terserang stroke.

Lebih malangnya lagi, saat ini pihak keluarga Musliati harus banting tulang mencari uang untuk biaya pengobatan dirinya. Hal ini dikarenakan meski sudah 19 tahun mengabdikan diri menjadi guru honorer, akan tetapi Musliati tak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Berbagai cara pun dilakukan pihak keluarga Musliati demi mendapatkan uang untuk biaya pengobatan dan perawatan Musliati di RSUD dr Slamet Garut. Mereka bahkan tak segan untuk meminta bantuan kepada sanak saudaranya karena mereka tak punya cara lain untuk bisa mendapatkan uang.

"Sudah satu minggu ibu dirawat di sini karena menderita stroke," ujar Roni, putra Musliati saat ditemui di RSUD dr Slamet Garut, Rabu 2 Oktober 2019.

Menurutnya, kini kondisi Musliati sudah lumayan membaik dibandingkan saat pertama kali masuk rumah sakit. Bahkan kini ibunya tersebut sudah mulai bisa bicara lagi meski belum jelas benar dan pelan-pelan.

Roni mengaku sangat bersyukur dengan perkembangan kesehatan ibunya tersebut. Roni pun berharap ibunya bisa segera pulang dari rumah sakit mengingat kondisi keluarga yang cukup kerepotan jika harus berada lama di rumah sakit.

Penyakit stroke yang saat ini diderita ibunya menurut Roni baru pertama kali dialaminya. Ia berharap kondisi kesehatan ibunya bisa pulih seperti sediakala.

Jalur umum

Informasi yang dihimpun wartawan Kabar Prianan, Aep Hendy, selama ini Musliati tak memiliki kartu BPJS Kesehatan. Akibatnya saat keluarganya membawanya ke RSUD dr Slamet garut karena penyakit stroke yang dideritanya, Musliati harus menjalani perawatan melalui jalur umum. 

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X