Jumat, 13 Desember 2019

Hendak Demo ke Jakarta, Ratusan Pelajar Ditangkap di Stasiun Bogor

- 30 September 2019, 20:27 WIB
RATUSAN pelajar diamankan Polresta Bogor Kota saat berkumpul di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Senin 30 September 2019. Pelajar tersebut diduga akan bertolak ke Senayan untuk berdemo.*/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR,(PR).- Kepolisian Resort Kota Bogor Kota kembali mengamankan ratusan pelajar yang diduga hendak bertolak ke Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa, Senin 30 September 2019 siang. Dari ratusan pelajar Kota dan Kabupaten Bogor tersebut, salah satu siswa kedapatan membawa senjata tajam.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser mengatakan, pengamanan tersebut berkaitan dengan upaya preventif untuk mencegah pelajar yang ingin ikut-ikutan demo di Senayan. Setelah mengamankan para siswa tersebut, Polresta Bogor Kota langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Disdik Kota, dan melaksanakan rapat koordinasi dengan Dishub dan Satpol PP Kota Bogor untuk melakukan penyekatan di titik perbatasan wilayah Kota Bogor.

“Ada penyekatan-penyekatan di titik masuk ke wilayah Kota Bogor, dari Bubulak, Yasmin, dan juga di Ciawi. Kami juga melakukan pemantauan di titik keberangkatan di Kota Bogor seperti di Stasiun Bogor dan Terminal Baranangsiang,” ujar Hendri di Mapolres Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Senin 30 September 2019.

Langkah preventif tersebut, lanjut Hendri, sebagai upaya untuk mencegah pelajar dari kota maupun luar Kota Bogor seperti Sukabumi, dan Cianjur yang ingin bertolak ke Jakarta. Setelah diamankan, pelajar kemudian didata, dan dikumpulkan di Polresta Bogor. Selanjutnya, pihak sekolah dan orang tua yang melakukan penjemputan. Terkait adanya pelajar yang diduga membawa senjata tajam, Hendri menyebut penyidik langsung melakukan pemeriksaan.  

“Kami juga bekerjasama dengan Satgas Sekolah, Babhinkamtibmas. Kapolsek juga memonitor kegiatan belajar mengajar yang ada di Kota Bogor. Alhamdulilah sampai saat ini berlangsung kondusif, tidak ada pergerakan pelajar Kota Bogor yang akan berangkat ke Jakarta,” kata Hendri.

Lebih lanjut,  Hendri menyebutkan, kegiatan penyekatan akan berlangsung hingga 20 Oktober 2019. Hendri berharap semua pihak bisa turut serta mengawasi pergerakan massa pelajar agar tidak merangsek ke Senayan.

“Kegiatan preventif untuk mengurangi massa akan terus kami lakukan.Sasaran kami pelajar, mereka belum bisa melakukan demo karena masih di bawah umur. Kedua, bukan kapasitas mereka melakukan demo, tugas mereka belajar,” kata Hendri.***



Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

X