Senin, 20 Januari 2020

Kisah Lenyapnya Kolam Renang Bersejarah dan Bukit Gunung Singa di Tasikmalaya

- 28 September 2019, 11:54 WIB
KOLAM renang Gunung Singa sebelum dibongkar pada 1985.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

Kolam tetap dipertahankan tetapi menjadi miliki pribadi sang pengusaha bioskop. Namun, nasib mengenaskan dialami bukit Gunung Singa. "Bukitnya diratakan jadi tempat parkir mobil," ucapnya.

Butuh setahun untuk meratakan bukit tersebut. Sebagai mandor, Gani masih ingat betapa susah membongkar bak air yang berbahan beton keras itu. Suara beton yang dibongkar itu terdengar sampai wilayah Gunung Pereng.

Gani memperlihatkan pula sejumlah foto dokumentasinya ketika Gunung Singa tengah dikeruk untuk pembuatan lahan parkir bioskop.

Memasuki tahun 2007-2008, kolam renang penuh sejarah itu menyusul bukitnya. "Dirobohkan jadi hotel," ujar Gani.

Perobohan dilakukan setelah status lahan dijual kepada pihak hotel. Rasa sesal menyergap Gani.

Gani sempat mengingatkan pengusaha bioskop yang masih berkerabat dengan dia tentang pentingnya menjaga keberadaan kolam renang bersejarah itu.

Akan tetapi, tapak lawas Kota Tasikmalaya  itu tetap dibongkar menjadi bioskop kemudian hotel. Kini, kolam renang dan Gunung Singa hanya tinggal kenangan. Dan menjadi salah satu bukti lenyapnya perbukitan di Tasikmalaya. Bagi yang masih ingin mengenangnya, Gunung Singa masih terpahat sebagai nama gang kecil di dekat hotel tersebut.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X