Minggu, 8 Desember 2019

Lama Terbengkalai, Hutan Kota Indramayu Akhirnya Dibenahi

- 27 September 2019, 08:08 WIB
KENDARAAN pengangkut lalu lalang di depan hutan kota Indramayu, Kamis, 26 September 2019. Setelah lama terbengkalai, area terbuka hijau itu akhirnya direvitalisasi.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Hutan kota kayu putih Indramayu akhirnya direvitalisasi setelah lama terbengkalai. Perbaikan hutan kota rencananya akan selesai bulan Oktober mendatang. Tempat tersebut akan dijadikan pusat keanekaragaman hayati dan ruang terbuka hijau di Kabupaten Indramayu. 

Kepastian revitalisasi ditegaskan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Indramayu Aep Surahman. "Rampung direvitalisasi 9 Oktober nanti," kata dia, Kamis, 26 September 2019. 

Aep menambahkan, hutan kota tersebut lama terbengkalai karena terkendala status kepemilikan. Saat itu, hutan kota masih merupakan wewenang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.  

Dia mengatakan, lahan seluas 4 hektare itu pada awalnya hanya ditanami oleh tanaman kayu putih saja. Kali ini direncanakan akan ditanam sejumlah pohon langka seperti buah duwet.

"Keberadaan buah duwet saat ini cukup sulit ditemukan. Kami akan menanam untuk melestarikan keaneka ragaman hayati," tuturnya.

Selain memperkaya tanaman, spesies ikan juga akan ditambah di kolam ikan yang berada di area tersebut. Saat ini, masyarakat cukup sulit untuk menemukan ikan gabus hidup bebas di alam.

Intinya hutan kota tersebut akan dijadikan pusat ruang terbuka bagi masyarakat untuk beraktivitas. Untuk menambah daya tarik, rencananya puluhan rusa juga akan dilepasliarkan di area hutan kota.

Harapannya akan banyak menarik minat masyarakat bahkan dari luar daerah untuk berkunjung ke hutan kota tersebut. Keberadaan hutan kota menambah deretan ruang terbuka bagi warga. Selama ini, ruang terbuka hijau di Kabupaten Indramayu jumlahnya masih cukup terbatas.

Sementara itu, Bupati Indramayu Supendi mengatakan, revitalisasi hutan kota tak dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Sebuah perusahaan lokal yang ada di Indramayu juga diajak untuk membenahi ruang terbuka hijau.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X