Kemarau Panjang, Warga Nusawangi Andalkan Bantuan Air Bersih

- 18 September 2019, 07:29 WIB
WARGA mengantremendapat pasokan air bersih dari petugas BPBD di Kampung Tanjunghurip, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa, 17 September 2019. Kemarau panjang membuat sejumlah warga Kabupaten Tasikmalaya mengalami krisis air.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR

SINGAPARNA, (PR).- Musim kemarau panjang membuat krisis air bersih terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah warga pun mengandalkan bantuan pasokan air dari mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

Hal tersebut terlihat di Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Selasa, 17 September 2019. Sejumlah mobil tangki bermuatan air berkeliling membagikan air untuk warga.

Beberapa warga bahkan telah menyiapkan wadah penampung air di tepi jalan menunggu mobil melintas. Sementara di Kampung Tanjunghurip, distribusi air berlangsung di pelataran bangunan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah. Berbagai wadah beragam ukuran tampak memenuhi pelataran kecil tersebut saat mobil tangki tiba.

Dengan menahan sengatan terik matahari, warga turut berkerumun menunggu wadah-wadahnya mulai terisi. Tina (33), warga Tanjunghurip mengungkapkan, sulitnya memperoleh air bersih mulai terasa sejak dua bulan lalu.

Sumber air warga baik berupa sumur, mata air dan sungai menyusut drastis. Tak hanya itu, kondisi air yang bersumber dari sungai juga kotor.

loading...

"Warnanya kuning," kata Tina di lokasi pembagian air, Selasa siang. Bahkan mata air juga ikut keruh lantaran banyaknya warga yang mengambil air di sana. Untuk kebutuhan minum, warga menggunakan atau membeli air galon.

Sedangkan guna keperluan mencuci, warga terpaksa masih menggunakan air sungai. "Sungai masih bisa dipakai untuk mandi," ujarnya.

Bantuan pertama

Beberapa warga lain meminta air dari sumur tetangganya yang belum menyusut sepenuhnya. Kedatangan truk tangki bantuan air merupakan kali pertama bagi warga Tanjunghurip di musim kemarau tahun ini.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X