Rabu, 8 April 2020

Penuh Sampah, Sungai Cipakancilan Menanti Penanganan

- 12 September 2019, 19:31 WIB
Warga Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor berjalan meninggalkan Sungai Cipakancilan seusai mencuci, Kamis 12 September 2019. Warga terpaksa mencuci di sungai penuh sampah lantaran sumurnya mengering.*WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

“Rumah kami hanya berjarak beberapa langkah dari batas Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, cuma perlakuannya beda sekali. Kalau kota masalah sampah diperhatikan, ada petugas yang mengangkut sampah. Kalau di sini mah boro-boro. Makanya banyak yang sesuka hati buang sampah,” kata Mulyadi.

Menurut Mulyadi, tumpukan sampah yang ada di  Sungai Cipakancilan mayoritas berasal dari Kota Bogor. Mulyadi  berharap sungai dua tahun lalu masih terlihat jernih bisa dikembalikan lagi marwahnya.

“Kemarin saya dengar sudah disurvey, semoga  ada perhatian dari pemerintah.  Sudah capek kami di sini, pasang papan dilarang buang sampah malah papannya dibuang,” ucap Mulyadi.

Sementara itu, aktivis  Komunitas Peduli Ciliwung Suparno Jumar mengatakan, semua pihak  baik itu masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha di sepanjang Sungai Cipakancilan harus turun tangan tanpa terkecuali. Penanganan sampah di sungai tersebut  harus dilakukan sesegera mungkin  untuk menyelamatkan Sungai Cipakancilan.

“Semua potensi yang dimiliki oleh pemerintah kota dan kabupaten harus turun, tanpa kecuali. Termasuk masyarakat dan pelaku usaha di sungai.  Ini sudah termasuk terlambat, harus segera,” kata Parno.***

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X