Kamis, 12 Desember 2019

Nelayan Pangandaran dan Cilacap Sudah Akur

- 12 September 2019, 19:15 WIB
PENYELESAIAN konflik antara nelayan Pangandaran dan nelayan Cilacap dilakukan di aula kantor Dinas Kelautan Kab Cilacap Jawa Tengah, Rabu, 11 September 2019 kemarin.*/DOK. TNI AL PANGANDARAN

CILACAP,(PR).- Kesalahpahaman yang menimbulkan konflik antara nelayan Pangandaran dengan nelayan Cilacap sudah berakhir.Hal tersebut dibuktikan di kantor Dinas Kelautan Kab Cilacap Jawa Tengah pada Rabu, 11 September 2019 kemarin.

Pertemuan antara keduabelah pihak difasilitasi oleh Dinas Kelautan Kab. Cilacap Jawa Tengah yang juga disaksikan oleh TNI Angkatan Laut, Polair, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia dan Dinas Kelautan Kab. Pangandaran dan Cilacap serta BKSDA Kab Cilacap.

Wakil ketua DPC HNSI Kabupaten Pangandaran, Muhammad Yusuf mengatakan, kesepakatan antara nelayan Pangandaran dan nelayan Cilacap untuk saling menjaga rasa persaudaraan, persatuan antar sesama nelayan.

"Supaya tidak ada lagi saling memicu konflik dan akan bersama-sama bergotong royong pada saat melaut," ujar Yusuf, Kamis, 12 September 2019.

Namun, kata Yusuf, untuk selanjutnya permasalahan konflik antarnelayan ini akan ditindaklanjuti pertemuannya di Pemerintah Provinsi Jawa Barat 18 hingga 20 September 2019 besok.

"Saya belum tahu nanti seperti apa, namun yang jelas lebih kepada penguatan kerjasama berkaitan dengan kerukunan antara nelayan Pangandaran dan Cilacap," ujarnya, seraya menambahkan, ada 14 poin dalam draf untuk pertemuan nanti di provinsi.

Yusuf menjelaskan, konflik yang terjadi antara nelayan Pangandaran dengan nelayan Cilacap karena adanya kesalahpahaman dimana nelayan asal Cilacap mengira jaring itu tersapu oleh jaring nelayan Pangandaran.

"Pas kebetulan pada saat itu ada nelayan Pangandaran yang sedang menarik jaring, maka terjadilah kesalahpahaman," ujarnya.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X