Selasa, 25 Februari 2020

Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat Enam Kali Lipat, 17 Orang jadi Korban Meninggal

- 9 September 2019, 21:16 WIB
FOTO ilustrasi gigitan nyamuk.*/SCIENCE PHOTO LIBRARY

SUMBER, (PR).- Perkembangan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon sepanjang tahun 2019 ini cukup mengejutkan. Terjadi peningkatan jumlah penderita mencapai enam kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Lamanya musim kemarau diduga kuat sebagai penyebab meningkat drastisnya serangan penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini. Sampai memasuki minggu kedua bulan September 2019, tercatat sudah tujuh belas korban meninggal dunia.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon hingga Senin, 9 September 2019, temuan kasus DBD ada 1.156. Temuan ini meningkat drastis dibandingkan tahun 2018 yang dalam satu tahun hanya ditemukan 215 kasus.

“Pola serangan mendekati angka DBD tahun 2015 yang mencapai 1.247 kasus. Jika melihat tahun 2019 masih ada empat bulan ke depan, jika tidak dicegah bisa mendekati pola serangan tahun 2016 yang mencapai 1.877 kasus,” tutur  Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes setempat, Sartono.

Fenomena ini dikatakannya cukup mengejutkan sebab di tahun 2017 hingga 2018 sudah terjadi penurunan drastis. Sepanjang dua tahun lalu, tercatat pola serangan DBD sangat rendah, tidak lebih dari 300 kasus dengan korban jiwa yang meninggal di bawah sepuluh orang.

Fenomena aneh, DBD justru meningkat saat kemarau

Menurut Sartono, kecenderungan wabah DBD tahun 2019 juga agak aneh dan merupakan fenomena baru. Biasanya, DBD itu meningkat pada saat musim penghujan, namun tahun 2019 ini malah menunjukan hal berbeda di mana peningkatan justru terjadi saat musim kemarau.

"Umumnya DBD mewabah saat musim hujan, tapi faktanya, selama kemarau terhitung Juni 2019 lalu kasusnya masih muncul, bahkan terus meningkat. Fenomena ini menjadi bahasan serius dan kita terus mengamati apa yang terjadi di lapangan," kata Sartono.

Wabah DBD di musim kemarau ini rupanya tidak hanya terjadi di Cirebon saja, tetapi juga di hampir seluruh daerah di Jawa Barat, bahkan  Indonesia. Fenomena ini tengah diteliti apakah ada hubungan dengan siklus wabah lima tahunan.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X