Selasa, 7 April 2020

Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pembunuh Santri

- 8 September 2019, 22:52 WIB
ILUSTRASI ancaman pembunuhan.*/ANTARA

CIREBON, (PR).- Polres Cirebon Kota berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan terhadap santri Pondok Pesantren Khusnul Khotimah, Minggu, 8 September 2019. Keduanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya kabur saat hendak ditangkap.

Pelaku penusukan adalah residivis yang belum lama bebas dari penjara. Setelah membunuh santri Muhammad Rozien, keduanya juga membegal korban lainnya di lokasi tidak jauh dari pembunuhan santri. Dari keterangan korban pembegalan itulah, polisi berhasil mengungkapkan identitas pelaku pembunuhan terhadap santri kelas VII MAN Khusnul Khotimah.

Menurut Wakapolres Cirebon Kota, Komisaris Marwan Fajrian, pelaku pertama berinisial YS (19), warga Jalan Nelayan Pesisir, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Pelaku kedua adalah RM (18), warga RT 3/RW 3 Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

"Penangkapan kedua pelaku setelah kami menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus tersebut," katanya.

Selain penyelidikan di sekitar TKP, yakni di trotoar Bank Mandiri Syariah, tim menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi tidak jauh dari lokasi pembunuhan. Selisih waktunya pun tidak terlalu lama.

Berdasarkan keterangan saksi dua kasus berbeda itu, ciri-ciri pelaku dan modus yang dilakukan sama. Selanjutnya, tim mencari tahu identitas pelaku dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh tim dengan memperlihatkan foto YS yang dibenarkan oleh korban pembegalan.

"Minggu dini hari, tim berhasil menangkap pelaku pembunuhan YS beserta barang bukti berupa satu bilah pisau dan satu unit sepeda motor Yamaha ZR warna putih hitam," katanya.

Sedangkan, tersangka RM alias Nono ditangkap di daerah Cangkol Selatan tidak lama setelahnya. Saat penangkapan, kepolisian pun melakukan tindakan tegas dengan menembakkan senjata api karena keduanya melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X