Projo Merasa Sulit Berkomunikasi dengan Ridwan Kamil

- 7 September 2019, 19:11 WIB
PEMBACAAN teks deklarasi Jabar Bergerak Kawal Visi Indonesia oleh ketua Projo Jabar Djoni Suherman, didampingi oleh Ketua DPP Budi Arie Setiadi (kiri) dan ketua dewan Penasihat Anton Charlian (kanan).*/ANTHIKA ASMARA/GALAMEDIA

BANDUNG, (PR).- Relawan Pro Jokowi (Projo) bakal Kawal Visi Indonesia di Jawa Barat dengan konsep sinergitas dengan pemerintah daerah agar ada kesesuaian program kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya tingkat gubernur. 

Bukan hanya itu Projo juga menginisiasi bersatunya seluruh elemen masyarakat, dengan deklarasi Jabar Bergerak Kawal  Visi Indonesia, di Hotel Horison jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Sabtu 7 September 2019 sore. 

Ketua DPP Projo, Budi Arie Setiadi  mengatakan, sangat penting untuk membangun suatu daerah dengan sinergitas antara pemerintah dan juga elemen masyarakat. Budi menambahkan, dikawal itu hanya dengan kebersamaan dan sinerginya. Seluruh elemen masyarakat lapisan pemerintah TNI-Polri semuanya harus mendukung, mau tidak mau ya wajib, kalau memang Indonesia ingin maju dan bergerak menjadi nomor satu.

"Bukan masalah provinsi atau kota tapi dengan memilih Jawa Barat sebagai pelopor bergeraknya pengawalan visi Indonesia ini bisa menginspirasi, memotivasi, menstimulasi, menularkan ini ke seluruh teman-teman di seluruh Indonesia," kata dia. 

Budi menambahkan, pihaknya akan merumuskan banyak langkah-langkah termasuk mempersiapkan koperasi, mengorganisir dan akan aktif karena memang lima program Jokowi yang utama, yaitu pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, investasi yang dipermudah dan cepat, reformasi birokrasi, serta pengalokasian APBN/APBD tepat sasaran dan tepat guna. 

loading...

"Periode ini kita akan lebih baik, lebih cepat, tanpa beban karena pa jokowi kan sudah tidak maju lagi, apapun yang terbaik akan dilakukan untuk indonesia dan rakyatnya," tuturnya. 

Jangan di medsos

Kemudian terkait sinergitas dengan pemerintah provinsi, Ketua DPD Projo Jawa Barat Djoni Suherman mengaku, sudah bersinergi namun menyayangkan komunikasi yang sangat sulit dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Jadi saya sangat sayang, ya tolonglah diperhatian masyarakat Jawa Barat ini yang ingin bertemu ya bisa gimana. Jangan ada penyekat, saya rasa dengan temu muka akan jauh lebih baik daripada di media sosial (medsos)," ucapnya 

Djoni berharap,  ke depan pemerintah dan lapisan masyarakat bisa lagi lebih baik untuk sinergitas komunikasi dan koordinasi, karena hal tersebut kata dia, merupakan hal untuk melancarkan pembangunan. 

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X