Cirebon Mulai Tidak Aman, Santri Tewas Ditusuk Preman

- 7 September 2019, 18:11 WIB
ILUSTRASI penusukan.*/DOK. PR

CIREBON, (PR).- Jajaran Polres Cirebon Kota masih memburu preman bertato yang menusuk santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan hingga meninggal, Jumat 6 September 2019 malam.

Korban M Rozian (17) ditusuk orang tidak dikenal di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo yang ramai, Jumat sekitar pukul 20.30. 

Santri kelas XII MAN Husnul Khotimah itu, hendak menjemput ibundanya yang datang dari Banjarmasin, untuk menghadiri rapat wali murid di pesantrennya.

Menurut Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy, meski sejumlah informasi tidak terlalu jelas menggambarkan sosok preman bertato yang membunuh santri asal Banjarmasin itu, namun ia optimis jajarannya bisa secepatnya menangkap pelaku.

"Selain keterangan saksi-saksi, kami masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan di lokasi kejadian perkara termasuk rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian," katanya Sabtu 7 September 2019.

loading...

Menurut keterangan saksi yang rekan korban, mereka berdua sedang menunggu ibu korban, di seberang toko buku Gramedia. Tiba-tiba datang preman bertato di leher dan anggota badan lainnya.

Gunakan pisau

Dengan modus menuduh korban orang yang telah memukul temannya, preman tersebut langsung menodongkan pisau ke arah korban. 

"Korban yang tidak tahu menahu menyangkal, namun pelaku tetap ngotot menuduhnya," ujarnya.

Melihat temannya terancam, rekan korban berusaha mencari bantuan kepada orang-orang sekitarnya. 

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X