Puluhan Ribu Kendaraan di Cirebon yang Menunggak Pajak Jadi Sasaran Razia

- 2 September 2019, 21:13 WIB
POLISI memeriksa kelengkapan pengendara motor saat melakukan razia.*/ANI NUNUNG ARYANI/PR

CIREBON, (PR).- Puluhan ribu kendaraan bermotor di wilayah Kota Cirebon menunggak pajak. Sejumlah upaya pun dilakukan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Cirebon, untuk mengurangi jumlah kendaraan penunggak pajak.

Menurut Kasi Penerimaan dan Penagihan Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Cirebon, Taufik, di antara upaya yang dilakukan bertujuan sebagai shock therapy kepada wajib pajak.

"Upaya yang bertujuan sebagai shock therapy yakni razia kendaraan bermotor yang kami lakukan secara terpadu dengan institusi lain, yakni kepolisian dan TNI serta institusi terkait lainnya," kata Taufik akhir pekan lalu.

Upaya razia dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali, dengan sasaran para penunggak pajak kendaraan bermotor. Di setiap titik razia, sudah disiapkan loket pembayaran sehingga wajib pajak yang langsung terjaring, bisa langsung membayar tunggakan saat itu juga.

Dikatakan Taufik, berdasarkan data yang ada, jumlah kendaraan bermotor di Kota Cirebon baik kendaraan roda dua maupun empat, sekitar 189 ribu kendaraan.

loading...

Tidak perlu terjadi

Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 30 persennya atau sekitar 57 ribu, masih menunggak pajak. "Kami melakukan berbagai upaya untuk mengurangi jumlah penunggak pajak kendaraan yang masih cukup tinggi itu," jelasnya.

Taufik mengungkapkan, seharusnya dengan sejumlah inovasi pelayanan yang memberikan berbagai kemudahan kepada wajib pajak, tunggakan pajak tidak perlu terjadi.

Diakuinya, semua pelayanan dilakukan untuk menarik potensi pajak dari kendaraan bermotor, secara maksimal.

Sejumlah pelayanan yang memudahkan warga karena semakin mendekati warga diantaranya Samsat Gendong, Samsat Masuk Desa, maupun Samsat Keliling.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X