Rabu, 11 Desember 2019

Tunggak Pajak Bumi Bangunan di Ciamis, Bangunan akan Ditempeli Stiker

- 30 Agustus 2019, 21:01 WIB
null

CIAMIS,(PR).- Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis bakal menempeli stiker bangunan maupun tempat lain yang belum membayar Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2). Penempelan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan wajib pajak segera melunasi kewajiban, sekaligus memberikan terapi kejut terhadap lainnya.

Sikap tegas tersebut dikemukakan Kepala BPKD Kabupaten Ciamis Soekiman saat melakukan diskusi khusus pajak daerah dengan jurnalis di Ciamis, Jumat, 30 Agustus 2019 di Kantor BPKD Ciamis. Hal itu sekaligus untuk menggenjot percepatan pelunasan PBB tahun 2019.  

“Kami persiapkan stiker yang bakal dibangunan atau tempat lain yang pemiliknya menunggak pajak, atau wajib pajak sulit ditarik pajaknya. Sosialisasi pembayaran PBB sudah sering dilakukan baik melalui media cetak, elektronik maupun  media sosial,” tutur Kepala BPKD Ciamis, Soekiman.

Dia mengatakan target PBB P2 tahun 2019 sebesar Rp 22,3 miliar, hingga saat ini baru tercapai 75,53 persen atau sekitar Rp 16,8 miliar. Soekiman mengatakan batas waktu pelunasan PBB paling akhir 30 September, namun demikian secara internal untuk memercepat waktunya akhir Agustus.

Lebih lanjut Soekiman mengungkapkan sudah mengundang seluruh kepala desa, yang pada insitnya agar menyosialisasikan pelunasan PBB. Apabila terlambat, lanjutnya dikenakan denda sebesar  2 persen setiap bulan keterlambatan. Selain itu  tertundanya pelunasan PBB , dapat memengaruhi penilaian, serta menjadi temuan BPK.

“Kami sudah membuat perjanjjian dengan seluruh kepala desa bahwa 28 Agustus sudah harus lunas, meski pun batas akhir pembayaran PBB tanggal 30 September. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan persyaratan.Ingat pajak yang dibayarkan untuk membantu pembangunan di Ciamis,” katanya.

Dia menmbahkan saat ini pembayaran PBB lebih mudah, karena dapat dilakukan dimana saja, karena sudah menerapkan sistem online. Dengan demikian pemilik tanah atau bangunan di Ciamis  yang berada diluar kota tetap dapat melunasi kewajibannya.

“Sudah ada kemudahan, tidak harus ke petugas desa. Perseorangan bisa langsung membayar ke Bank Jabar , sebutkan nomor objek pajaknya. Nanti datanya langsung tersedia, berikut pajak yang harus dibayarkan,” tambahnya.

Kepala BPKD Ciamis Soekiman juga mengatakan masih membutuhkan kolektor pajak di tingkat desa. Salah satunya karena masih banyak wajib pajak yang tidak paham dengan perkembangan teknologi pembayaran PBB. Selain itu juga melakukan penagihan pemilik lahan atau bangunan yang berada di luar kota.


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X