Jumat, 13 Desember 2019

Hujan Datang, Bencana Tanah Longsor Membayangi Warga Sukabumi

- 30 Agustus 2019, 20:14 WIB
SEORANG warga di Kampung Pajagan RT 006/002 dan Kampung Pasir Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Jumat, 30 Agustus 2019 tengah meninjau lokasi bencana yang menimbun lahan pertanian dan mengacam dua rumah warga.*/AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR).- Hampir sepekan terakhir hujan mengguyur Kota dan Kabupaten Sukabumi dan bencana tanah longsor lantas membayang-bayangi warga di Kampung Pajagan RT 006/002 dan Kampung Pasir Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan. Bencana tanah longsor menyebabkan tiga ribu meter tanah tebing menimbun lahan pertanian.

Akibatnya ratusan hektare lahan pertanian rusak berat. Tanaman padi yang baru berusia dua bulan pun tertimbun sehingga petani merugi. "Selain itu, ada dua rumah warga yang kini terancam ikut tergerus," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, Jumat, 30 Agustus 2019.

Di lain pihak, ratusan warga di beberapa desa di Kecamatan Surade melaksanakan salat sunat Istisqa atau salat minta hujan. Mereka berkumpul di Lapang Lodaya Setra, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade. Mereka berharap hujan turun setelah lima bulan terakhir memasuki masa kemarau. Apalagi tidak turun hujan menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian kekeringan. "Begitupun kesulitan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara sumber mata air dan sumur warga, kering kerontang," kata warga Surade, Yani. 

Dampak kemarau, kata Yani, banyak hanya memamfaatkan air selokan  yang relatif tidak layak konsumsi. Sehingga warga kini terancam berbagai penyakit," katanya.***



Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X